Lampard Kagumi Sosok Xavi dan Iniesta

Legenda Chelsea, Frank Lampard merupakan salah satu pengagum sosok gelandang tengah Barcelona, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Dalam keterangan singkatnya, Lampard menjelaskan jika sebuah ujian besar bisa menghadapi dua sosok penting Barcelona di Camp Nou.

Lampard sendiri baru saja memutuskan gantung sepatu dari dunia sepakbola profesional usai menjalani karir gemilang bersama Chelsea, namun sosok yang pernah membela Inggris 106 kali itu mengaku bahwa dia amat kagum ketika menghadapi Barcelona di Spanyol bersama The Blues.

Semua pernyataan Lampard yang kini berusia 38 tahun bisa dilihat dalam tulisan tangan nya di situs programe Chelsea dan isi nya adalah “Menghadapi Barcelona di Camp Nou dan melawan Xavi dan Iniesta. Tentu saja Messi adalah pemain terbaik dunia, namun di lini tengah anda akan bermain melawan dua orang tersebut di lapangan yang amat besar,”

“Itu adalah hal terindah yang pernah saya rasakan dengan melawan sosok bintang dunia dilapangan sebesar ini. Sebelum pertandingan saya pun berkata ‘oh inilah saat nya’. Saya tidak merasa seperti itu ketika kami melawan mereka di Stamford Bridge, karena saya percaya kami akan bisa mengatasi mereka dan laga berjalan ketat, kami terus menekan mereka, dengan membuat mereka mengalirkan bola. Namun di tempat lain, mereka bermain terbuka dan mereka luar biasa.” tutupnya.

Kini Lampard sedang menikmati masa nganggurnya bersama keluarga dan banyak spekulasi jika dia akan mencoba karir baru nya sebagai pelatih klub profesional dengan terlebih dahulu mendapatkan lisensi sebagai pelatih. Adapun Chelsea bersedia memfasilitasi perjalanan Lampard kejenjang kepelatihan dan sosok John Terry dipercaya menjadi yang terdepan dalam mendukung Lampard.

Pasalnya Terry sempat berucap jika dirinya akan senang bisa bekerja sama sebagai pelatih untuk mengarsiteki Chelsea di masa depan.

Lahm Diklaim Gantung Sepatu Musim Ini?

Bayern Munchen nampaknya harus bersiap diri kehilangan sosok pemain sentral dilini belakang lantaran kabar terbaru menyebut bahwa Philip Lahm akan gantung sepatu di akhir musim. Kabar ini sejatinya datang dari media ternama Jerman yang melanjutkan tanggapan Lahm yang siap menutup karir nya dalam beberapa musim ke depan.

Pada saat itu, legenda Jerman menjelaskan jika diri nya akan mengakhiri kontrak bersama Bayern Munchen pada 2018 mendatang. Kini media Jerman itu kembali mengungkapkan hal baru jika Lahm siap mempercepat keputusan nya pensiun dari dunia yang membesarkan nama nya tersebut.

Makin jelas ketika Lahm baru menyelesaikan laga ke-500 bersama Munchen berani mengungkapkan jika diri nya telah menolak tawaran untuk menjadi direktur Munchen. Adapun Lahm sudah pensiun dari timnas Jerman selepas gelaran Piala Dunia 2014 lalu di mana kala itu Lahm memimpin The Panzer meraih gelar juara dunia keempat mereka.

Bila bicara karir Lahm dilevel klub, maka Bayern Munchen menjadi klub yang paling bersejarah dalam perjalanan karir Lahm. Dimana bersama klub Bundesliga tersebut, Lahm telah mendapatkan banyak gelar mulai dari liga domestik hingga liga Eropa. Sampai pada akhir nya, dia terpilih sebagai kapten tim dan sampai sekarang tugas itu masih dipercaya kepada nya dalam arahan Carlo Ancelotti.

Akhir pekan ini, Munchen akan bersiap menghadapi Ingolstadt dalam lanjutan pekan ke-20 Bundesliga Jerman. Dan untuk sementara Munchen masih berada di puncak klasemen dengan raihan 46 poin sekaligus unggul empat poin dari Rasen BallSport Leipzig yang berada di posisi runner up. Sementara di pentas Liga Champions, Munchen akan menghadapi Arsenal di leg pertama pada tanggal 16 Februari 2017 mendatang dalam babak knock Out.

Terbukti Korupsi, Mantan Presiden Barca Jadi DPO FBI

Sandro Rosell tercatat mantan sosok penting yang berpengarung dalam dunia sepakbola. Bahkan sebelum menjadi Presiden Barcelona, Rosell sudah menjadi salah satu orang penting di dalam FIFA. Dalam catatan nya, Rosell pernah menjadi perwakilan dari ambasador ternama, Nike untuk Brasil.

Ketika itu dia masuk ke dalam lingkaran hitam dengan berbagai tanggapan korupsi dan menipulasi. Rosell pun menjadi sosok utama dalam menggaruk pundi-pundi uang dalam lingkungan FIFA dan Brasil. Sebagai contoh ketika 1966, Rosell berperan penting dalam proses deal sponsorship antara timnas Brasil dengan Nike yang bernilai 160 juta dollar.

Kesepakatan itu sendiri dinilai menyimpang karena bergeser ke temann-teman dekat Rosell, terutama Ricardo Texeira yang saat itu menjabat sebagai Presiden Federasi Sepakbola Brasil. Dan secara kebetulan Nike adalah perusahaan asal Amerika Serikat dan mata uang yang dipakai untuk bertransaksi adalah milik Amerika, maka biro penyelidikan federal Amerika atau biasa disebut FBI pun ikut campur dalam proses penyelidikan kasus korupsi ini sebagaimana mereka juga melakukan hal yang sama ke FIFA.

Dalam proses penyelidikan sementara, Rosell terindikasi melakukan banyak proses kejahatan. Dia diklaim telah melakukan banyak pencucian uang, melakukan penipuan dan berbagai kejahatan finansial lainnya. Nama Rosell masuk kedalam daftar penting usai nama-nama penjabat FIFA macam Julio Rocha dan Rafael Esquivel buka suara saat diinterogasi.

Adapun beberapa langkah Rosell untuk memuluskan berbagai korupsi, dia lantas mendirikan beberapa perusahaan di berbagai negara termasuk Amerika Serikat. Perusahaan itu menjadi penerima uang dari hasil penggelapan. Dengan demikian, pihak dari Spanyol telah menyetujui sepenuhnya kepada FBI untuk melakukan penyelidikan lebih dalam.

FIFA pun memberikan beberapa hal yang telah diminta oleh FBI. Rosell memang juga masih terlilit kasus karena dinilai melakukan penipuan terhadap negara saat membeli Neymar dari Santos menuju Barcelona. Nama Rosell pun disebut menjadi orang yang dikorbankan oleh Barcelona untuk menutupi kasus Neymar. Rosell diminta mengundurkan diri dari posisi Presiden Barca sementara mantan anak buahnya, Bartomeu, menggantikannya.

Kabar baru pun muncul kepermukaan dengan menyebut Bartomeu dan para petinggi Barca kemudian mencuci tangan sepenuhnya. Era Bartomeu pun disebut-sebuy sebagai alih cuci tangan dari berbagai kasus dan kini nama baru telah muncul di ruang Barcelona. Dan timbal balik nya adalah ketika terbukti melakukan pelanggaran dalam mendatangkan Neymar, maka yang harus bertanggung jawab penuh adalah Barcelona.

Inilah Mimpi Neymar Di Hari Ulang Tahunnya

5 Februari 2017 telah membuktikan jika bintang Barcelona, Neymar resmi menginjak usia 25 tahun. Dalam hari bahagia nya tersebut, Neymar mengaku masih banyak harapan yang sampai saat ini belum terwujud.

Meski demikian, Neymar merupakan salah satu bintang muda yang sudah menghasilkan banyak rekor untuk timnas Brasil. Adapun Neymar sudah mencatat 50 gol untuk Brasil. Saat ini hanya Romario 55 gol, Ronaldo, 62 gol dan Pele 77 gol yang mungkin bisa dikejar oleh Neymar di masa depan.

Dilain sisi, Neymar juga menyatakan beberapa penyesalan terbesarnya dalam bermain sepakbola dan salah satu nya adalah kegagalan diri nya mengantarkan Brasil ke partai final Piala Dunia 2014. Neymar mengalami cedera di babak perempat final menghadapi Kolombia dan hanya bisa menyaksikan timnya dibombardir oleh Jerman dengan skor 1-7 sekaligus mencatatkan kekalahan terbesar Brasil dalam ajang Internasional.

Dengan berbagai cobaan yang datang, namun Neymar tidak memikirkan jauh lebih dalam atas apa yang sudah dia hasilkan di Piala Dunia kemarin. Dalam pandangan Neymar semua itu dijadikan pelajaran dan diri nya berkeyakinan akan mampu menghasilkan banyak gelar bersama Brasil di masa depan.

“Saya tidak cemas, tentang apa yang sudah terjadi. Namun saya mulai memikirkan Piala Dunia, karena saya seorang pemimpi. Saya tidak bisa berhenti berpikir, membayangkan bagaimana rasanya bisa memenangkan Piala Dunia. Saya selalu bekerja keras dalam persiapan Piala Dunia 2018, dan saya sangat berambisi. Masih ada banyak hal yang harus dilakukan dan banyak trofi yang bisa kami menangkan,” ungkap Neymar kepada media.

Neymar tidak menutup rasa hormat bisa bermain untuk timnas Brasil. Dalam ungkapannya, Neymar hanya ingin fokus dalam menaikan level bermain nya tanpa pernah memikirkan apa yang terjadi di kemudian hari. Dan target yang ada sekarang adalah bisa mengantarkan Brasil memenangkan Piala Dunia 2018, Rusia.

“Berseragam Brasil adalah sebuah kehormatan besar. Mimpi saya memang untuk terus bermain bagi timnas Brasil, mencetak banyak gol dan membantu tim sebaik mungkin. Saya harap bisa terus mencatatkan rekor baru dengan gol atau pun gelar yang mungkin bisa saya dapatkan. Saya tak ingin menjadi lebih baik dari orang tertentu, saya cuma ingin bisa lebih baik dari diri sendiri. Menurut saya itu adalah yang terpenting.” tutupnya.

Spalletti Samakan Totti Dengan Petinju Legendaris

Luciano Spalletti tak ragu untuk terus melemparkan pujian besar bagi pangeran AS Roma, Francesco Totti. Dalam pandangan sang pelatih menilai jika Totti sama dengan Muhammad Ali-nya sepakbola yang selalu siap menjatuhkan lawan kapan dan dimana pun berada.

Totti baru saja muncul sebagai dewa penyelamat Roma atas kemenangan tipis kontra Cesena saat dirinya sukses menjadi algojo penalti yang memastikan kemenangan mereka lolos ke semifinal Coppa Italia. Meskipun penalti itu berbau kontroversi, namun itu tak menghalangi Spalletti meluncurkan pujian.

“Jika Anda menyaksikan pertandingan, atau pun pada saat dia berlatih serta bermain dengan putra nya dikebun. Maka sosok nya akan selalu siap memberikan kejutan dan itu akan sakit bagi lawan,” terang Spalletti kepada media.

“Saya pikir dia pantas disamakan dengan legenda macam Muhammad Ali-nya sepakbola, karena dia selalu membuat pukulan mematikan terakhir. Itu terbukti dan Anda bisa nilai sendiri.” tutupnya.

Pertandingan itu sendiri berjalan cukup alot, dimana Roma berhasil unggul lebih dulu lewat Edin Dzeko. Tak lama berselang, Cesena mampu menyamakannya lewat gol Luca Garritano. Dan sisa waktu berhasil dimanfaatkan oleh Roma dengan mendapat hadiah penalti dari wasit, Totti yang terpilih sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

Roma pun tengah bersiap menunggu lawan selanjutnya di partai semi final dan ada kemungkinan jika Roma akan bertemu Juventus di partai tersebut mengingat juara bertahan itu telah melangkah lebih dulu usai mengalahkan Milan dengan skor 2-1.

Benzema Tetap Berdiri Di Kaki Madrid

Penyerang berkebangsaan Prancis yang saat ini bermain di Real Madrid, Karim Benzema mencoba untuk mengklarifikasi terkait status dan kondisi nya di Santiago Bernebeu. Dalam tulisan singkat nya, Benzema berbagai di dalam akun instagram nya dengan mengatakan bahwa diri nya tidak akan menyerah dan siap untuk memperjuangkan nasib nya di EL Real.

Isu goyang ini datang usai Alvaro Morata kembali ke pangkuang Madrid dan banyak yang diketahui jika Benzema akan tergeser posisi nya, namun yang terjadi adalah Zinedine Zidane selaku dari pelatih lebih memilih Benzema untuk mengisi barisan depan tim nya sampai sekarang ini.

Makin percaya diri ketika Morata diklaim oleh agen nya bahwa sang klien sudah tidak merasa nyaman lagi di Madrid dan sudah meminta kepada agen nya untuk membuka negoisasi kepada klub mana pun. Adapun nama Benzema menjadi sorotan serta hujatan dari fans Madrid usai ditarik keluar oleh pelatih dalam kemenangan 3-0 atas Real Sociedad akhir pekan kemarin.

Lantas Morata menggantikan Benzema dengan sambutan yang meraih dari para fans, sebelum akhirnya mencetak gol dan juga sempat membuat satu gol lagi, yang dianulir dalam 20 menit penampilannya. Atas kejadian itu, pemain Prancis sendiri langsung memberikan respon dengan mengunggah foto siluet dirinya di Instagram.

Dan tak lupa Benzema menuliskan bahwa diri nya tidak akan menyerah dengan situasi yang terjadi saat ini. Perlu diketahui jika sambutan buruk itu juga terjadi kepada Cristiano Ronaldo serta Sergio Ramos, pada dasarnya fans besar Madrid sering kali membuat kejutan dengan mencemooh para skuat nya yang dianggap tidak konsisten dalam memberikan penampilan nya ketika berlaga di atas lapangan.

Higuain Ingin Jadi Pemain Abadi Juve

Federico Higuain selaku dari kakak kandung Gonzalo Higuain baru saja mengakui jika adik nya tersebut sangat merasa bahagia di Juventus dan tidak ada pikiran dari sang adik untuk meninggalkan Turin dalam waktu singkat.

Pada dasarnya perjalanan Higuain untuk merapat ke Bianconerri harus melalui perjalanan panjang dengan berakhir pada jumlah transfer yang cukup besar, dimana nilai uang mencapai 90 juta euro melangkapi nama Higuain sebagai pemain termahal Serie A Italia yang berhasil dipecahkan oleh Juventus usai menerima kata sepakat dengan Napoli sebagai klub pemiliki Higuain sebelumnya.

Dan baru saja, kakak dari Higuain berani menyatakan jika pencapaian adik nya musim ini adalah yang terbesar dan dia menyampaikan jika keluarga besar dari Higuain sangat bangga dengan karir sang pemain dengan menjadi pemain klub besar macam Juventus.

“Saya dan semua keluarga sangat bangga dengan Gonzalo yang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di dunia. Dia selalu menjadi pribadi yang sama, tapi kami gembira bahwa dia telah meraih mimpinya untuk menjadi salah satu pesepakbola terbaik di dunia,” ungkap Federico kepada media.

“Gonzalo memutuskan untuk pindah ke Juventus karena keinginannya sendiri dan mengikuti insting pribadinya. Dia terlihat sangat bahagia saat ini, karena dia beradaptasi dengan baik bersama semua orang di dalam klub, staf dan dia juga suka dengan kotanya,”

“Ketika saya berkunjung ke Turin, saya bisa melihat dari raut wajah Higauin yang begitu senang berada disini. Saya kira Higuain akan bertahan di Juventus untuk waktu yang lama. Sebagai kakak, saya juga berharap seperti itu, karena Juventus bukan saja satu klub hebat, tapi juga punya suasana kekeluargaan yang harmonis dan saya melihat itu dengan jelas.” tutup Federico.

Dari penjelasan diatas bisa disimpulkan jika ada kemungkinan Higuain akan pensiun sebagai pemain Juventus dan bila itu terjadi, maka sang pemain akan melanjutkan tradisi baik di dalam maupun luar lingkungan Juventus yang sudah terjada sejak lama dan bisa kita lihat bagaimana sosok Gianluigi Buffon yang abadi tanpa tergoyahkan untuk menjadi penjaga gawang terlama Juventus hingga sekarang sang kiper masih menjadi andalan pelatih-pelatih baik di klub maupun tim nasional Italia.

Navas Masuk Buku Transfer MU dan Chelsea

Nama Keylor Navas kembali menjadi terhangat usai datang sebuah kabar yang mengejutkan jika dua klub besar Inggris macam Chelsea dan Manchester United tertarik untuk memakai jasa kiper andalan Real Madrid tersebut.

Kabar ini sekaligus membuka spekulasi bahwa Navas ingin segera meninggalakan Santiago Bernebeu sebagaimana klub Spanyol itu ingin mencari pengganti Navas. Real sendiri sudah beberapa kali dikaitkan dengan penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois dan pemain Manchester United, David de Gea.

Courtois sendiri nampaknya menjadi yang terdepan usai kesulitan untuk mendatangkan De Gea dan semua ini masih dalam tahap perundingan petinggi Madrid untuk mencari yang terbaik antara kiper Chelsea atau Manchester United. Navas sendiri sudah membuka pembicaraan dengan Juventus, namun United dan Chelsea kabarnya juga tertarik jika memang Madrid berniat untuk melepas kiper utama mereka.

Akan tetapi, kedua klub Inggris itu hanya memiliki ketertarikan terhadap Navas andai sang kiper mau dilepas dengan harga murah. Dan Paris Saint Germain kabarnya juga tertarik pada pemain Kosta Rika tersebut. Namun demikian, jika duo Premier League sukses mempertahankan kiper utama mereka, keduanya tidak akan coba memburu Navas di bursa musim panas mendatang.

Dan situasi ini mungkin tidak akan terjadi andai Madrid bisa menjuarai La Liga musim ini dan saat ini harapan itu mungkin saja terwujud, pasalnya EL Real untuk sementara masih bertahan di posisi puncak klasemen dengan keunggulan empat dan difisit satu pertandingan dari Barcelona yang berada di posisi runner up.

Sunderland Tunggu Kontak Dari Bordeaux Soal Contento

Klub papan bawah Sunderland terlihat sedang berupaya keras untuk bisa mendapat opsi soal situasi yang terjadi pada klub tersebut dan saat ini sangat jelas jika mereka sedang mengusahakan satu nama pemain dari Bordeaux, Diego Contento untuk bisa mereka pinjam selama satu musim ini.

Sunderland tertarik bukan tanpa alasan, mereka ingin meminjam Contento sampai akhir musim ini, sekaligus mengantisipasi kepergian bek Patrick van Aanholt yang santer dikaitkan dengan Crystal Palace. Contento sendiri bukan pemain sembarangan mengingat dia pernah meraih tiga gelar liga dan dua gelar piala domestik bersama Bayern Munich sebelum hengkang ke Bordeaux pada 2014 silam.

Disamping itu, Sunderland juga baru saja sukses mendatangkan pemain baru di posisi belakang dan pemain itu adalah bekas bek Manchester City Joleon Lescott secara cuma-cuma. Sunderland saat ini tengah bersiap untuk melakoni lanjutan Liga Primer Inggris matchday ke-23 dengan menjamu Tottenham Hotspur pada Rabu, 1 Fubruari 2017.

Kemenangan akan menjadi harapan besar bagi Sunderland jika ingin terus berlaga di pentas Premier League musim depan dan melihat dari posisi yang sekarang, maka akan sangat menguras tenaga serta berpikir keras mencari jalan keluar agar bisa kembali ke jalur yang benar.

Seperti kita ketahui bersama jika kompetisi Premier League musim ini terlihat sangat berbeda dari musim sebelumnya, dimana tim promisi berhasil tampil mengejutkan dan tim papan atas terus menunjukan dominasi nya tanpa tergoyahkan.

Courtois Sanjung Tinggi Kehebatan Navas Di Bawah Mistar

Penjaga gawang nomor satu Chelsea, Thibaut Courtois belum lama ini melontarkan berjuta-juta pujian kepada kiper andalan Real Madrid, Keylor Navas atas reaksi cepat sang kiper dalam menggagalkan peluang-peluang dari tim lawan.

Navas sendiri tengah berada dalam keadaan tertekan usai mendapat kritik tajam dari berbagai pihak atas hasil yang dia raih usai hanya mampu melakukan clean sheet satu kali dalam lima pertandingan terakhir bersama Real Madrid.

Dan nama Courtois beberapa kali muncul sebagai calon kuat pengganti Navas di bawah mistar gawang Madrid, meski belakangan dia mengaku amat bahagia tengah menjalani salah satu periode terbaik dalam karirnya di klub London ini tidak bisa menepis ketertarikan berseragam Madrid.

Meski sudah menjawab keraguan dari beberapa klub atas ketertarikan Madrid, namun kiper Chelsea itu malah tetap memandang bagus atas kinerja yang dilakukan oleh Navas dan dia juga memberikan ucapan selamat usai kembali pulih dari cedera.

“Sungguh luar biasa dan tidak ada yang seperti dia. Navas adalah kiper yang eksplosif, dia cepat, dan memiliki refleks yang bagus,” tutur Courtois kepada media.

“Dia berusaha keras untuk memulihkan cedera dan selalu sulit untuk menemukan kembali bentuk permainan anda. Saya juga pernah mengalami hal yang sama dan ketika bermain di Euro, saya kira saya menunjukkan permainan di level tertinggi,”

“Namun apa yang terjadi, saya terlihat kurang maksimal dan itu terlihat buruk bagi saya. Dan yang sekarang saya rasakan adalah musim terbaik di London dan semoga ini berakhir dengan indah.” tutupnya.

Madrid sendiri harus mengubur niat mereka mempertahankan gelar Copa Del Rey usai bermain 2-2 melawan Celta Vigo. Dan agregat sendiri harus berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah Celta dengan skor 4-3.