Chelsea Siap Bajak Pasalic Dari Milan

Chelsea dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan para petinggi klub untuk merencanakan sebuah penarikan pemain dari masa peminjaman nya ke klub lain. Hal ini telah menarik rumor bahwa The Blues akan membajak kembali Mario Pasalic dari AC Milan.

Pasalic, 22 tahun telah resmi menjadi anggota Chelsea sejak didatangkan dari Hadjuk Split pada 2014, akan tetapi sang pemain sempat merasakan masa peminjaman ke Elche, AS Monaco dan tekini di AC Milan, meski demikian masa depan Pasalic belum menunjukan kepastian di Stamford Bridge.

Bersama AC Milan, Pasalic sudah menghabiskan musim 2016/17 dengan membuat 13 kali penampilan Serie A dan berhasil menjadi penentu kemenangan tipis AC Milan atas Bologna pertengahan pekan kemarin. Kini nama Pasalic mulai dikenal sebagai pemain muda berbakat yang memiliki masa depan bagus.

“Musim depan masih dalam ancang-ancang apakah saya kembali ke Chelsea atau menetap di Milan,” ungkap Pasalic dalam acara talk shaw di Italia.

“Yang pertama saya pikirkan apakah Chelsea akan menarik saya kembali atau Milan inginkan saya disini. Itu harus saya pikirkan matang-matang. Saya sama sekali tidak mencemaskannya, yang saya fokuskan sekarang adalah karir saya di Serie A dan mencoba untuk selalu berkembang.” tutupnya.

Kini Milan masih dalam masa kurang stabil, pasalnya dalam beberapa pertandingan terakhir mereka telah meraih kekalahan beruntun dan kekalahan itu memaksa Milan harus berada di peringkat sembilan klasemen. Adapun bila mereka bisa meraih kemenangan lagi, maka ada peluang untuk kembali ke posisi empat besar klasemen.

Chelsea Buka Penawaran 70 Juta Euro Untuk Donnarumma

Chelsea disebut sudah mempersiapkan sebuah penawaran besar perihal ketertarikan mereka terhadap kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma. Lebih dalam menjabarkan jika The Blues siap memberikan penawaran sebesar 70 juta euro kepada Milan agar mau melepas kiper andalan nya tersebut.

Donnarumma, 17 tahun sudah menjadi aset berharga Milan dalam dua musim terakhir usai sang kiper muda ini berhasil menggeser posisi Diego Lopez sebagai kiper utama tim. Sejak diberikan debut, Donnarumma tampil mengesankan hingga musim ini. Lantas penampilan apik nya itu telah menarik perhatian dari klub besar Eropa macam Real Madrid, Juventus dan Manchester United.

Adapun Juventus dikabarkan menjadi klub pertama yang menawar sang kiper dengan harga 40 juta euro pada Milan dengan tawaran kontrak selama empat musim untuk Donnarumma. Akan tetapi hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Milan.

Dan tawaran Juventus mungkin saja gagal, mengingat Chelsea berani mengeluarkan penawaran lebih besar ketimbang Juve. Klub dari Premier League yang sekarang diasuh Antonio Conte, diklaim akan mengajukan penawaran senilai 70 juta euro sekaligus akan memecahkan rekor transfer dunia sebagai kiper termahal.

Pada dasarnya masa depan Donnarumma masih menjadi perbicangan, sebagaimana sang kiper baru bisa menandatangi kontrak baru bersama Milan hingga usia ke-18 tahun. Dan celah inilah yang dicoba oleh beberapa klub Eropa untuk menggoda Donnarumma dengan berbagai cara termasuk Chelsea yang begitu ngotot.

Lambat waktu, kini penampilan Donnarumma mulai dipertanyakan usai tim nya selalu kalah di empat pertandingan terakhir. Rentetan kekalahan tersebut membuat Milan tersingkir dari Coppa Italia dan jatuh ke peringkat delapan klasemen sementara Serie A 2016/17. Dan melihat situasi yang terjadi, Mino Raiola sebagai agen resmi Donnarumma mencoba untuk mengeluarkan pembelaan.

“Saya jelas tidak sejalan dengan mereka, kerena saya tidak paham apa yang mereka bicarakan tentang Donnarumma. Jika mereka ingin melihat dia hengkang dari Milan, mungkin itu adalah kritikan yang tepat.” ungkapan kesal Raiola.

Conte: Kapan Saja, Saya Bisa!

Antonio Conte rupanya sosok pelatih yang humoris, hal ini terlihat ketika diri nya melakukan candaan dengan salah satu media. Dan diri nya berani mengatakan bahwa kapan saja dan dimana pun saya siap untuk membunuh lawan. Hal ini terkait luapan emosi kepada asisten pelatih usai Chelsea menang telak 3-1 atas Arsenal akhir pekan kemarin.

Nampak jelas ketika sosok Conte begitu geram dengan Angelo Alessio di pinggir lapangan. The Blues menang 3-1 atas Arsenal akhir pekan lalu, tapi Conte mengaku Alessio merupakan korban dari kesempurnaan nya dalam sebuah pertandingan.

“Ketika saya melihat sesuatu yang tidak benar, saya bisa membunuh siapa saja, kapan pun dan dimana pun!,” ucap Conte di ajang jumpa pers.

“saya pikir wajar jika saya marah kepada N’Golo Kante yang seharusnya menutup ruang Victor Moses, yang masuk ke kotak penalti untuk mengawal pemain keenam Arsenal di sepak pojok. Dia tidak melakukan apa yang sudah seharusnya, lantas saja melampiaskan kepada Alessio. Dia telah menjadi tangan kana saya dan nampak sial karena dia korban saya selama bertahun-tahun,” tutup Conte dengan senyuman.

Tren positif terus berlanjut untuk The Blues, dimana kemenangan kontra Arsenal telah menenggelamkan ambisi dalam perebutan gelar juara musim ini. Lantas Chelsea kini kokoh di puncak klasemen Premier League Inggris sekaligus unggul sembilan poin atas Tottenham Hotspur yang ada di peringkat kedua.

Selanjutnya Diego Costa dan kawan-kawan akan menghadapi Burnley pada pekan ke-25 akhir pekan ini. Diatas kertas, The Blues akan mampu mengalahkan tuan rumah. Namun Liga Primer musim ini telah berkembang jauh lebih baik, dimana tim-tim kejutan telah banyak bermunculan dan jika tim besar tidak waspada maka taruhan nya adalah rasa malu serta posisi mereka di papan klasemen Liga.

Wenger Murka Dengan Pemain Arsenal

Arsene Wenger belum lama ini menunjukan rasa kecewa besar nya terhadap semua pemain Arsenal usai dibantai habis oleh Chelsea di Stamford Bridge akhir pekan kemarin. Dalam pandangan Wenger, pemain senior The Gunners tidak bisa mengatasi tekanan yang ada dan mereka tidak nampak memberikan hal positif kepada skuat muda.

Lebih lanjut menjelaskan ketika sesi jumpa pers di pertandingan kemarin, Wenger menyebut pemain senior Arsenal tidak dalam performa terbaik dan dia menambahkan jika hal tersebut sangat berdampak buruk dalam permainan tim.

“Saya melihat kondisi pemain senior dalam keadaan buruk, itu sangat disesalkan karena semua itu berdampak buruk dalam permainan tim muda yang tidak bisa mengembangkan kamampuan mereka,” ungkap Wenger kepada media.

Disisi lain, Wenger juga menyesalkan bagaimana Eden Hazard mampu memporak-porandakan pertahan Arsenal dengan mudah. Terlebih gol itu mampu dia cetak sendiri dari proses menggiring bola dari tengah lapangan.

“Pemain kami mengenal betul bagaimana Hazard bermain, jelas dia tidak boleh dibiarkan bergerak sendirian, karena dia memiliki kecepatan yang luar biasa baik. Lalu yang terjadi adalah kami membiarkan nya bergerak dengan cepat dan kami sangat naif,” tambahnya.

Dengan kekalahan ini, maka Arsenal wajib mengejar ketertinggalan mereka terhadap Chelsea dengan selisih 12 angka dengan menyisahkan 14 pertandingan lagi di Liga Primer 2016/17. Selanjutnya, Mesut Ozil cs akan kembali bermain di Premier League dengan menghadapi Hull City di akhir pekan.

Ingin Bertahan Di MU, Carrick Harus Siap Gajinya Dipotong

Michael Carrick menjadi hal yang menarik ketika kabar menyebut jika upah gaji nya di Manchester United akan dipotong jika sang pemain ingin tetap bertahan di Old Trafford dalam waktu ke depan.

Dasarnya kontrak Carrick akan berakhir di musim panas mendatang dan disaat ini dia mendapat gaji sebesar 130.000 pounds per pekan. Akan tetapi kabar terbaru yang datang menjelaskan bahwa manajemen Setan Merah ingin Carrick mendapat gaji 70.000 pounds per pekan.

Lebih pasti ketika sumber terdekat dari Manchester United menjelaskan bahwa “Carrick akan diminta untuk menerima pengurangan gaji, untuk mendapatkan kontrak baru.”

“Dia ingin tetap disini dan Jose Mourinho juga sudah mengatakan hal itu ke pihak klub. Dia menerima gaji yang besar di sini dan dia harus mau menerima pemotongan. Bukan itu saja, pengaruh Carrick dan pengalamannya di United tidak terbantahkan lagi, dia adalah pemain kunci untuk tim dalam beberapa tahun ke depan.”

Carrick, 35 tahun sudah dipastikan akan bertahan di Old Trafford sebagaimana Jose menjelaskan dalam beberapa waktu lalu yang ingin memakai jasa Carrick dalam beberapa musim ke depan. Namun hal itu akan terjadi andai sang pemain mau menerima pemotongan gaji yang sudah disiapkan oleh Manchester.

Dan yang perlu diketahui bersama bahwasan nya hal ini bukan yang pertama kali di Manchester United, sebelumnya ada nama-nama pemain lain macam Ryan Giggs, Paul Scholes dan Rio Ferdinand yang harus menerima pemotongan gaji di beberapa tahun terakhir mereka di Manchester United.

Kini Manchester United tengah berjuang keras untuk kembali ke posisi empat besar usai beberapa minggu berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Premier League Inggris, adapun di akhir pekan ini mereka akan kembali mendapat ujian berat kontra Leicester City dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Primer 2016/17.

Cassano: Saya Salah Langkah Gabung Madrid

Antonio Cassano mencoba untuk mengutarakan penyesalan nya usai tak mendengarkan nasihat dari Francesco Totti dan mengakui sangat salah dengan menerima tawaran bergabung Real Madrid. Cassano sendiri merupakan salah satu pemain bertalenta milik Italia yang sudah bermain di level profesional nya pada usia 19 tahun bersama AS Roma.

Disamping itu, sang pemain juga di cap sebagai pemain yang sering kali membuat masalah dan cukup temperamen di atas lapangan. Dimana diri nya sempat terlibat masalah dengan Totti dan Fabio Capello sebagai pelatih, sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Roma dan bergabung dengan Madrid, setelah lima tahun berada di Olimpico.

Meski demikian, Cassano pun bertemu kembali dengan Capello dan tensi pun semakin meningkat panas. Usai hanya semusim, dia memilih untuk bermain di Sampdoria sebagai pemain pinjaman, sebelum dibeli permanen. Dan perjalan panjang Cassano di mulai, ketika diri nya pindah ke Inter Milan, AC Milan, dan Parma.

Dan di musim panas kemarin, Cassano akhir nya memutuskan masa bakti nya bersama Sampdoria di usia 34 tahun dan sekarang ini, Cassano tidak memiliki tim dan tak ada satu pun tawaran dari klub Eropa yang melirik kepada nya.

“Saya pikir kesalahan terbesar saya adalah ketika saya memutuskan untuk bergabung Madrid dalam waktu satu tahun lebih, karena saya sudah melakukan semuanya dan lebih banyak untuk merusak semuanya. Itu adalah penyesalan terbesar,” ucap Cassano kepada media.

“Kesenangan saya adalah tidak memiliki aturan dan saya ingin pulang ke Italia, mengingat ibu saya tidak senang di Madrid. Ada kesempatan untuk bermain bersama Juventus di Serie B, saya menolak mereka untuk kedua kalinya dan pergi ke Sampdoria.”

“Juventus menurut saya sebagai sosok wanita canti, namun mereka tidak bisa memiliki saya!.” tutupnya.

Aguero: Tak Ada Anggota Keluarga Saya Yang Terlibat Narkoba

Sergio Aguero baru saja membantah perihal kabar yang mengatakan jika anggota keluarga nya terlibat dalam operasi pemberantasan narkoba yang sudah dilakukan oleh pihak berwajib di Argentina.

Pihak kepolisian dari Buenos Aires baru saja melakukan operasi di dekat lingkungan daerah Quilmes, dimana lokasi tersebut merupakan tempat tinggal Aguero ketika hidup di Argentina. Adapun rumah nenek Aguero kabarnya menjadi target utama dalam operasi tersebut.

Usut punya usut, diselidiki bahwa tempat itu merupakan penjualan narkoba dan juga barang-barang curian dan kemudian berakhir dengan penangkapan seorang wanita. Kabarnya merupakan anggota keluarga dari Aguero beserta dengan barang bukti 200 gram marijuana dan beberapa senjata api.

Dan dengan secepat kilat sang pemain mencoba untuk mengklarifikasi nya di akun twitter pribadi sekaligus membantah bahwa nenek maupun anggota keluarganya sama sekali tidak ada yang terlibat dengan penggerebekan tersebut.

“Saya biasa tidak pernah melakukan klarifikasi terkait hal apa pun, namun dalam kasus ini keluarga saya terlibat dan saya tidak bisa membiarkannya. Cerita yang beredar di media salah. Nenek dari ayah saya sudah meninggal dunia dan nenek dari ibu saya tinggal di Tucuman.” tulis Aguero di Twitter.

Aguero sendiri telah menjadi korban taktik baru Pep Guardiola dalam laga kontra West Ham United tengah pekan kemarin. Dimana sang penyerang dibangku cadangkan oleh sang pelatih dengan memutuskan menurunkan skuat pemain muda nya di lini depan, dimana nama Gabriel Jesus, Sane dan Raheem Sterling menjadi starter hingga pertandingan berakhir.

Dan terbukti Manchester City membawa pulang tiga poin sempurna usai mengakhiri pertandingan dengan skor telak 0-4. City sendiri kini tengah berada di peringkat kelima klasemen dengan raihan poin yang sama atas Liverpool yang berada di posisi empat besar.

‘Balotelli Mungkin Bisa Kembali Ke Italia’

Mino Raiola selaku dari agen resmi Mario Balotelli menyebutkan jika klien nya mungkin saja akan kembali ranah Italia di masa depan dan itu membuka peluang sang pemain untuk bergabung dengan Napoli sebagaimana klub Italia tersebut menunjukan ketertarikan nya terhadap Balotelli.

Kepastian ini terjadi perihal ketertarikan yang ditunjukan oleh presiden Aurelio de Laurentiis itu dengan membuka penawaran kepada Balotelli sebelum menjadi pemain AC Milan dan Liverpool tersebut. Dan kini ketertarikan itu kembali datang sebagaimana sang pemain sudah menemukan kembali ritme permainan terbaik nya di Nice.

Pada dasarnya Balotelli sudah dianggap habis dalam karir nya usai menjalani musim buruk bersama AC Milan dan Liverpool. Namun belakangan, dia kembali menemukan ketajamannya di Prancis Ligue 1 bersama Nice sekaligus membuka kabar bahwa diri nya akan segera kembali ke Serie A Italia.

“Balotelli sudah merasa nyaman di Nice dan dia hanya ingin membuktikan bahwa diri nya lebih tenang saat ini. Dia ingin terus bermain dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Itulah mengapa dia disini,” ungkap Raiola kepada media.

“Ada banyak tim yang menanyakan dirinya, dari Tiongkok hingga Eropa Utara, namun kami bilang akan menunggu beberapa bulan untuk menentukan masa depan Balotelli. Kami tidak bisa menyembunyikan hal ini, bagaimana Napoli juga mengontak kami. Kita akan lihat bagaimana dia bisa berkembang dan sudah merasa cukup untuk melanjutkan ke level yang lebih tinggi.” tutupnya.

Bersama Nice, Balotelli muncul sebagai top skorer sementara klub tersebut dan kini Nice masih berada di puncak klasemen Ligue 1 Prancis 2016/17. Banyak yang beranggapan jika Nice musim ini akan juara andai Balotelli bisa mempertahankan ritme permainan terbaiknya.

Marotta: Kepastian Perpanjangan Kontrak Dybala Akan Segera Dirilis

Giuseppe Marotta belum lama ini membocorkan sebuah rahasia terkait masa depan dari pemain bintang andalan Juventus. Dan pembocaran itu adalah perihal sang Direktur Umum Juventus ini berani mengatakan jika perpanjangan kontrak Pualo Dybala akan resmi diumumkan dalam waktu dekat.

Dybala datang sebagai punggawa Juventus sejak 2015 lalu usai menjalani kesepakatan dengan Palermo. Dan sejak kedatangan nya hingga kini nama Dybala selalu menjadi andalan tim dan tidak diragukan jika sang pemain selalu jadi pusat perhatian dari beberapa klub besar Eropa yang ingin mengangkutnya keluar dari Turin.

Penampilan impresif nya sepanjang musim telah membuat nama-nama macam Real Madrid dan Barcelona begitu terpesona sampai ngotot ingin membayar mahal Dybala. Dalam hal ini, Marotta menegaskan jika sang pemain masih merasa nyaman di Juventus dan kedua belah pihak sudah sepakat untuk menjalani kerja sama dengan durasa yang lebih panjang.

“Kami dalam proses negoisasi lebih dalam lewat perwakilan nya, saya tak berpikir akan ada masalah. Pengumuman mungkin akan dibuat dalam beberapa hari ke depan dan ini saya yakini jika akan ada kabar baik didalam nya,” ungkap Marotta kepada media.

“Dybala merasa nyaman disini, itu lah mengapa kami selalu memiliki pandangan besar di masa depan dan kebersamaan baik ini akan menjadi lebih besar jika kami terus bersama-sama. Saya pikir tidak akan ada celah sedikit pun untuk klub luar yang ingin menggoda Dybala untuk bisa meninggalkan kota ini.” tutupnya.

Juventus kini dalam hitungan waktu untuk persiapan mereka menjalani laga besar nan panas di lanjutan Serie A Italia pekan ke-23 kontra Inter Milan di akhir pekan ini.

Ulloa Merasa Dikhianati Leicester!

Leonardo Ulloa belum lama ini membuat pengakuan yang bikin banyak orang terkejut, dimana sang pemain mengaku sudah tidak ingin lagi bermain dengan Leicester City. Dalam pernyataan ini, Ulloa mengakui jika diri nya telah dipermainkan oleh Claudio Ranieri dan dikecewakan oleh klub juara bertahan Premier League tersebut.

Ulloa, 30 tahun tercatat baru tampil sebagai starter sejak awal musim dan itu hanya sekali. Berkeinginan untuk mendapat menit bermain lebih, maka diri nya ingin segera hengkang dari klub dan dibursa transfer musim dingin ini secara kebetulan Sunderland memunculkan ketertarikan terhadapnya.

Meski sudah menunjukan ketertarikan, namun dari pihak Leicester enggan untuk melepas Ulloa untuk gabung dengan mereka yang sama-sama lagi berjuang keluar dari zona degradasi. Lantas dengan situasi sulit yang dirasakan nya saat ini, maka Ulloa tak ragu untuk melontarkan perasaan nya ke media sosial dan berkata:

“Tanpa mengurangi rasa hormat pada LCFC FANS. Saya merasa dikhianati oleh Ranieri dan dikecewakan oleh klub. Saya tak akan bermain lagi untuk mereka sampai benar-benar kepastian saya dapatkan dan itu nyata,” tulis Ulloa di akun twitter nya.

Sebagai juara bertahan Premier League Inggris, perjalanan Leicester di musim 2016/17 dianggap berbanding terbalik ketika mereka berhasil mengejutkan banyak orang di musim lalu. Lantas perjuangan berat mereka hadapi di musim ini dengan berada di peringkat ke-15 klasemen dengan hanya berjarak lima angka dari zona degradasi.

Ranieri sendiri diklaim sebagai orang yang bertanggung jawab atas kegagalan demi kegagalan yang diterima oleh klubnya, lantas bukan jaminan jika sang pelatih akan dipertahankan di musim ini bila benar-benar Leicester terdegradasi musim depan. Terlepas dari itu semua, Leicester secara luar biasa berhasil lolos ke babak knock out Liga Champions 2016/17.