Berita Sepak BolaBola DuniaBursa PemainLiga Inggris

3 Alasan Mengapa United Tidak Ditakuti Lagi

Tiga pelatih Manchester United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson (David Moyes Louis Van Gaal Jose Mourinho)

Manchester United merupakan salah satu klub yang ditakuti saat masih dibawah asuhan Sir Alex Fergusson. Bagaimana tidak, mereka telah menyusul perolehan piala terbanyak di Premier League dengan 20 piala, dimana sebelumnya, Liverpool telah unggul dengan 18 piala. Namun kini pamor mereka semakin memudar setelah Ferguson pensiun di musim panas 2013 lalu. Mereka tak ditakuti lagi, dimana sebelumnya lawan mereka hanya berharap mendapatkan satu poin, kini mereka yakin mampu untuk meraih tiga poin sekaligus. Diketahui ada tiga alasan mengapa United tidak ditakuti di Premier League lagi, bahkan diragukan untuk meraih empat besar di musim ini. Dan inilah dia.

1. Pemain mereka mulai menua

David Moyes dipercaya mengasuh United setelah Ferguson pergi dan memimpin sekelompok pemain yang telah melewati masa jayanya. Sebut saja seperti Vidic dan Ferdinand yang mulai menua sementara Wayne Rooney juga mendekati usia tiga puluhan saat itu. Hal itu merupakan awal dari kehancuran pamor United.

Duo bek legenda Manchester United Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand

Duo bek legenda Manchester United Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand yang sulit tergantikan

Bahkan hingga kini mereka masih memiliki pemain yang berusia lebih dari 30 tahun seperti Ashley Young dan Antonio Valencia yang sudah lebih dari 30 tahun. Padahal permainan telah banyak berubah dalam beberapa waktu terakhir dimana rival mereka memiliki pemain yang lebih bugar DAN lebih kuat dari sebelumnya. Tengok saja saat rival sekotanya yaitu Manchester City saat merekrut Pep Guardiola, dimana ia  datang dan merombak skuad mereka meninggalkan pemain yang sudah berumur.

United tentu masih memiliki kesempatan lagi untuk membangkitkan kejayaan mereka, dan sepertinya lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.

2. Merekrut pemain yang tak dibutuhkan

Telah menjadi rahasia umum dimana United telah menghabiskan jutaan poundsterling di bursa transfer setelah Ferguson pensiun. Namun pemain yang mereka rekrut bukan berasal dari standard mereka. Bahkan dengan nilai sebesar itu bisa dikatakan mereka belum melakukan apa pun untuk meningkatkan performa skuad. Dimana diantaranya bahkan belum berhasil mendapatkan posisi di tim pertama dan akhirnya pergi ke klub lain.

Sebut saja membeli pemain seperti Marouane Fellaini yang diboyong karena panik bukan karena kualitas yang sesuai dengan mereka. Van Gaal juga sempat berusaha membawa pemain mereka dengan nama besar seperti Falcao dan Angel di Maria namun tidak memiliki kepribadian untuk bermain di Premier League.Bahkan pemain seperti Matteo Darmian dan Daley Blind yang cukup menjanjikan pada awalnya akhirnya memudar seiring berjalannya waktu.

Matteo Darmian dan Daley Blind tak banyak membantu Manchester United sejak diasuh oleh Jose Mourinho

Matteo Darmian dan Daley Blind tak banyak membantu Manchester United sejak diasuh oleh Jose Mourinho

Transfer musim panas ini juga cukup mengecewakan dimana mereka berhasil membawa bek kanan Portugal berusia 19 tahun (terlalu muda), penjaga gawang dari Stoke City yang berusia 35 tahun (terlalu tua) dan gelandang asal Brasil Fred (cukup menjanjikan). Namun dibandingkan dengan perekrutan pemain seperti Liverpool dan City, sepertinya mereka tidak memiliki apapun yang dibutuhkan untuk memenangkan gelar. Tidak juga pemain baru terlihat mampu membawa perubahan yang signifikan ke skuad mereka.

3. Pilihan Manajerial yang tak sesuai

Klub seperti United tentu membutuhkan seorang manajer dengan kualitas tinggi dan kepribadian yang luar biasa untuk mengelola mereka di level tertinggi. Tentu tak mudah mengelola di bawah tekanan berat di setiap hari pertandingan. Dan hal ini membuat ekspektasi pelatih baru juga sangat besar untuk meraih semua kejayaan di semua pertandingan.

Mereka pun diyakini telah melakukan kesalahan terbesar terutama saat mereka menunjuk David Moyes mengasuh mereka. Ada banyak pertengkaran ego dimana para pemain akhirnya tidak mau mendengarkannya atau mengikuti instruksinya. Tentu saja masa jabatannya berakhir bahkan sebelum tahun pertama selesai.

Tiga pelatih Manchester United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson (David Moyes  Louis Van Gaal Jose Mourinho)

Tiga pelatih Manchester United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson (David Moyes Louis Van Gaal Jose Mourinho)

Penunjukkan Louis van Gaal , juga tak jauh berbeda. Memang ia sempat membawa timnas Belanda memukau di Piala Dunia 2014, dan hal ini membuat harapan para penggemar United meninggi. Sayangnya filosofinya tidak selaras dengan filosofi United dan akhirnya gaya permainannya membuat klub bertengger diposisi terendah, yang tak diduga oleh penggemar mereka.

Penunjukan Jose Mourinho juga sempat dielu-elukan oleh banyak penggemar mereka karena dia berpeluang bisa menjadi manajer yang ideal untuk membawa United dari serpihan debu. Namun sayangnya ‘gaya bertahan sepakbolanya ‘ tidak diapresiasi oleh pendukung tim mereka karena tidak melambangkan Manchester United yang kita semua tahu.

Musim ini adalah kampanye ketiganya dimana ada kemungkinan ia bisa dipecat sebelum musim ini berakhir. Dan dengan gejolak seperti itu dalam manajemen klub, sulit membawa klub meraih kesuksesan, dimana contohnya sudah banyak.

Demikianlah setidaknya ada tiga alasan mengapa United tidak ditakuti di Premier League lagi, bahkan diragukan untuk meraih empat besar di musim ini. Mungkinkah ada keajaiban di pertengahan musim ini? Apakah Jose Mourinho akan kehilangan tempatnya di Old Trafford? Yang jelas, akan menarik untuk melihat perkembangan kemajuan mereka di sisa kampanye musim ini.