Liga ChampionsLiga Spanyol

2 Alasan EL Real Pantas Kalah Dari CSKA Moscow

Madrid Kalah

Madrid Kalah

Real Madrid baru saja membuat kejutan baru, namun kejutan itu bukan suatu hal yang positif, melainkan hasil yang mengecewakan karena kalah 1-0 dari CSKA Moscow pada pertandingan fase grup Liga Champions di Grup G.

Gawang Madrid sudah harus bergetar ketika pertandingan baru berjalan dua menit lewat gol Nikola Vlasic. Ketika gol itu terjadi, pasukan EL Real lantas menghujani pertahanan tuan rumah dengan banyak serangan, namun pada akhirnya tetap saja mereka harus pulang dengan rasa malu.

Kekalahan ini memberikan perubahan untuk Madrid dengan turun peringkat ke posisi tiga klasemen Grup G karena kalah selisih gol dengan AS Roma di posisi kedua. Sedangkan CSKA untuk sementara ini berada di posisi puncak dengan empat poin.

Kejutan yang diberikan oleh Madrid juga mengundang banyak pertanyaan, termasuk beberapa pengamat yang menyebut Madrid memiliki alasan kuat untuk pulang dengan tangan kosong. Dimana dua alasan ini sudah cukup membuat Madrid kalah.

1. Tak Ada Mesin Pembunuh

Catatan Madrid

Kepergian Cristiano Ronaldo nampaknya menjadi satu alasan kuat mengapa lini depan Madrid mulai kendor, dan apa yang mereka lakukan juga tidak merubah apa-apa karena belum juga mendatangkan pemain baru yang selevel dengan Ronaldo.

Presiden Florentino Perez adalah sosok yang paling bertanggung jawab, lantas dirinya mencoba mendatangkan Eden Hazard dari Chelsea dan juga ada rumor tentang Neymar. Akan tetapi, yang datang adalah pemain muda yang minim akan pengalaman, Mariano Diaz dari Prancis, Olympique Lyon.

Dengan tidak mainnya, Gareth Bale, dan Isco, seharusnya Diaz mendampingi Karim Benzema di lini depan. Namun, Julen Lopetegui punya rencana lain dengan memainkan Marco Asensio dan Lucas Vazquez di sisi sayap.

Asensio lantas tidak main dalam performa terbaiknya, dan terbukti dia sering kehilangan bola. Di sisi lain, Vazquez menciptakan satu atau dua gerakan, tetapi gagal memberikan hasil yang nyata. Adapun dua kondisi itu bisa dibandingkan dengan sosok Ronaldo yang bisa secara sendirian menyelesaikan pertandingan.

Akan tetapi, Madrid yang sekarang dianggap tidak memiliki finisher yang bisa menyelamatkan tim ketika mereka mengalami hari yang buruk. Mariano atau Vinicius Junior punya kemampuan, tetapi belum dikatakan cukup mampu untuk berada di level seperti ini.

2. Lopetegui Salah Langkah

Madrid Liga Champions

Terlihat Lopetegui masih suka melakukan rotasi, di satu pertandingan ini, dirinya menurunkan formasi yang tidak seperti biasanya. Terbukti posisi bek kiri yang seharusnya diisi oleh Marcelo digantikan oleh Sergio Reguilon untuk mendapatkan debut di Liga Champions.

Tak berhenti sampai disitu saja, Lopetegui juga membangku cadangkan Luka Modric meski mereka kehilangan Gareth Bale, Isco dan Sergio Ramos. Toni Kroos dan Modric sudah saling memahami di lini tengah, tetapi tanpa Modric, Kroos tidak bisa menjadi bos di lini tengah.

Lopetegui pada akhirnya memasukan Modric dan Mariano Diaz di babak kedua, namun keputusan itu sudah terlambat karena CSKA sedang mengendalikan permainan. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan tuan rumah, dan Madrid kembali mendapat banyak tekanan atas hasil yang mereka terima dalah beberapa minggu terakhir.