Berita Sepak Bola Liga Spanyol

Xavi Bermimpi Arsiteki Barcelona

Legendaris asal Spanyol, Xavi Hernandez memiliki ambisi besar di akhir masa karir nya sebagai pemain sepakbola. Mantan pemain Barcelona itu ingin menjadi seperti Pep Guardiola dan Luis Enrique yang kembali ke Camp Nou untuk mengarsiteki Barcelona di masa yang akan datang.

Xavi Bermimpi Arsiteki Barcelona

Xavi telah mengakhiri masa karir nya di Barcelona pada musim 2015 usai melakoni lebih dari 750 penampilan sebelum akhir nya memutuskan bergabung dengan Al Sadd di Qatar Stars League. Xavi pun menyatakan tidak ada kata menyesal sedikit pun dengan meninggalkan Barcelona dan kini sang pemain sedang menikmati peran baru nya.

“Kebahagian datang ketika saya merasa dibutuhkan oleh anak-anak, membimbing, memberikan cara yang tepat untuk mereka adalah hal yang luar biasa,” ungkapan Xavi kepada media Spanyol.

“Menjadi pelatih Barcelona sudah menjadi ambisi saya di suatu saat nanti, kini saya sedang menikmati peran baru saya sebagai pelatih dan saya ingin terus melatih demi mendapatkan kesempatan itu,”

Namun demikian, Xavi masih menyadari kemampuan dia dan tidak ingin terburu-buru memutuskan hal yang besar. xavi menilai bahwa satu atau dua tahun ke depan menjadi waktu yang tepat dalam ajang pembuktian diri sebagai pelatih profesional.

“Akan terlalu cepat memutuskan kembali ke Barcelona, anda pastinya tahu begaimana tekanan yang berada disana. Saya harus bisa menenangkan hati sejenak demi mendapatkan nyawa baru,”

“Ini adalah bagaimana cara saya fokus, karena ini begitu serius dan tidak boleh salah langkah. Saya ingin bermain hingga dua tahun ke depan dan apakah saya akan mengambil kurus melatih, kita lihat saja nanti?.” tambahnya.

Di lain sisi, Xavi melihat ada sisi lain di Barcelona. Bagaimana klub Catalan itu mencontoh Bayern Munchen dengan mengikut sertakan mantan pemain serta para legendaris dalam memaksimalkan peran di luar lapangan dengan mencari pemain berbakat dari penjuru dunia.

“Mungkin akan menjadi lebih sempurna ketika Barcelona bisa mencontoh Munchen dengan klub dikelola oleh para pemain. Pique bilang dia ingin jadi presiden klub suatu hari nanti, dengan Carles Puyol sebagai direktur olahraga, saya sebagai pelatih dan Sergio Busquets sebagai asisten saya, maka ini bagaikan mimpi saya yang menjadi kenyataan.” Xavi tertawa.