Berita Sepak Bola Liga Prancis

Unay Emery : Kartu Merah Neymar Terlalu Keras

Neymar PSG Red Card, Neymar Paris Saint Germain, Neymar Paris Saint Germain, Marselille vs PSG, Ligue 1, Liga Prancis
Neymar PSG Red Card

Pelatih Paris Saint-Germain yaitu Unai Emery merasa kartu merah terhadap Neymar saat timnya menghadapi Marseille, sangat keras. Menurutnya sang pemain depannya pantas dilindungi, setidaknya tak mendapatkan kartu kuning keduanya.

Momen yang dimaksud adalah saat pertandingan yang diselenggarakan pada tanggal 23Oktober kemarin pukul 02.00 WIB, dimana mereka PSG berkunjung menuju markas Marseille di Stade Velodrome dalam ajang kompetisi Ligue 1.

Dalam pertandingan tersebut PSG hampir saja  menelan kekalahan pertama mereka dimusim ini, pasalnya mereka telah menelan dua buah gol di menit ke 78 walaupun sebelumnya Neymar sempat memperkecil kedudukan di menit ke 33. Beruntung bagi PSG karena pada injury time babak, Edinson Cavani berhasil mengeksekusi tendangan bebas dan menyelamatkan timnya dari kehilangan poin

Memang raksasa Prancis tersebut mampu menguasai bola di kedua babaknya, namun mereka tak mampu banyak menciptakan peluang, terutama dibabak kedua. Selain itu yang patut disayangkan lagi adalah pemain bintang mereka seharga 222 juta euro yaitu Neymar diusir dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua di menit ke 87.

Pasalnya satu menit sebelumnya saat Ia membangun serangan, ia dijatuhkan dua kali oleh pemain Marseille dimana Lucas Ocampos adalah pemainyang terakhir menjatuhkannya. Neymar pun langsung mendekatinya dan menyerangnya sehingga Ocampos terjatuh.

Tapi Emery yakin pengusiran itu sangat buruk pada Neymar, dan mengatakan, “Kami sedikit kecewa dengan pengirimannya (kebangku cadangan) karena dia banyak dikalahkan selama pertandingan,” kata Emery dalam sebuah konferensi pers.

“Saya pikir wasit juga perlu berpikir dengan baik. Kita harus melindungi para pemain. Kartu kuning, saya pikir itu tidak adil bagi Neymar Dia adalah pemain yang ingin bermain, tapi jika setiap permainan dia diprovokasi, ada penyerangan, Saya pikir ini adalah tugas untuk melindungi pemain penting di kedua tim. “.

Meskipun demikian, Emery merasa hasil imbang untuk timnya adalah hal yang pantas walaupun membuat mereka terpaut empat poin dengan peringkat dibawahnya.

“Kesulitan bagi kami adalah rumputnya lebih panjang, pertandingannya kurang berirama. Kami menginginkan ritme lebih banyak, lebih banyak bermain, tapi sulit,” katanya. “Mereka memiliki kesempatan dan mereka mencetak gol di babak pertama. Setelah 2-1 dan pengiriman (neymar), itu sulit bagi kami, tapi karakter tim tersebut membantu kami imbang. Hasilnya sesuai.”