Liga Italia

Ultras AC Milan Lempari Uang Palsu Ke Donnarumma

AC Milan, Gianluigi Donnarumma, Denmark, Piala Eropa U-21, Italia, Liga Italia
Gianluigi Donnarumma

Kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma mendapatkan lemparan berupa uang kertas palsu dari kelompok supporter AC Milan. Aksi tersebut dibenarkan dalam pelemparan uang palsu kepada kiper Italia U-21 sebagai respons kekecewaan mereka.

Menurut para supporter AC Milan, Donnarumma telah dianggagap sebagai pengkhianat tim dan telah melakukan pelanggaran serius setelah menolak perpanjangan kontrak bersama skuat asuhan Vicenzo Montella. Pendukung fanatic atau disebut Ultras AC Milan menilai sikap yang ditunjukan oleh Donnarumma tidak professional, kiper tersebut dianggap tak mempunyai konsistensi sebagai pemain.

Gawang Italia U-21 yang dijaga Donnarumma dilempari uang palsu oleh beberapa anggota Milan Club Poland, sepanjang pertandingan tersebut lemparan lembaran uang palsu diarahkah ke gawang yang dijaga Donnarumma pada penyisihan group Piala Eropa U-21 antara Denmark bertanding mewalan Italia.

“Kami sesalkan sikap dari Donnarumma, kami tidak tahu apakah kiper tersebut akan bermain di laga lain untuk AC Milan. Menunggu pertandingan Milan lainya akan membutuhkan waktu lama. Kami kecewa dengan kiper tersebut,” Ungkap Roman Sidorowicz selaku juru bicara kelompok supporter AC Milan, kepada Radio Sport seperti dilansir dari Football Italia.

Para supporter Milan itu rela meninggalkan ibukota Polandia, Warsawa menuju Marszalek Pilsudski Stadium di Krakow. Sidorowiz dan rekan-rekanya dapat menjangkau venue pertandingan lantara Piala Eruopa U-21 memang digelar di negaranya. Mereka datang untuk mendukung tim kebanggaan AC Milan.

“Kami sangat kecewa dan sakit hati dengan sikap Donnarumma. Kami tinggalkan Warsawa dengan anggota lain untuk lakukan demonstrasi ini. Agar kiper tersebut menyadari perbuatanya itu,” Ungkap Sidorowicz menambahkan.

Donnarumma sampai saat ini belum memutuskan karirnya pasca penolakan perpanjangan kontrak bersama AC Milan. Pemain U-21 Italia tersebut belum memberikan konfirmasi langsung dan bahkan muncul di hadapan publiK terkait rencana masa depanya.

“Sebelumnya, dia senang membela Milan bahkan dengan mencium lambing klub kami dan mengatakan bahwa hanya Milan di dalam hatinya. Namun, itu semua hanya sekedar kata-kata. Sekarang dia tidak ingin terus bersama Milan dengan tidak memperpanjang kontraknya. Untuk semua Milanisti, ini merupakan hal serius, ini adalah pelanggaran yang tidak bisa dibiarkan,” Ungkap Sidorowicz mengakhiri.