Liga Spanyol

Teror Bom Kembali Terjadi, Puluhan Fans Real Madrid Jadi Korban

Dunia sepakbola kembali mencekam, terbaru ini kabar mengejutkan datang dari tanah Irak. Dimana lebih dari 16 pendukung setia klub raksasa Spanyol ,Real Madrid dilaporkan tewas dan 20 orang yang tidak berdosa mengalami luka-luka.

Teror Bom Kembali Terjadi, Puluhan Fans Real Madrid Jadi Korban

Kabar lebih lanjut menyebutkan jika teror ini terjadi di dalam sebuah kafe yang menjadi basis fans club EL Real di kota Balad, 80 km sebelah kota utara Baghdad pada hari jumat kemarin. Laporan lebih pastinya dikabarkan oleh ofisial Irak yang menyatakan jika tiga sosok pria bersenjatakan lengkap melakukan serangan brutal dengan cara menembaki orang-orang yang berada di kafe tersebut. Sampai pada akhir nya ribuan polisi datang ke lokasi, semua pelaku langsung meledakan diri nya sendiri.

Atas kejadian ini, beberapa lokasi terdekat menjadi mencekam dan disinyalir kelompok ISIS menjadi biang pelaku dalam serangan teror ini.

bom tewaskan fans real madrid

“Beberapa orang yang mengatas nama kan ISIS memasuki kafe dengan cara brutal yang dilengkapi dengan senjata berjenis AK-47 langsung melakukan tembakan ke arah siapa pun yang berada di lokasi,” terang Ziad Subhan selaku dari presiden fan Club Madrid kepada media.

“Jelas mereka tidak menyukai sepakbola dan mereka pikir olahraga ini menjadi musuh nya mereka. Mereka begitu saja melakukan tanpa belas kasih dan ini jelas menjadi tragedi duka yang membuat orang semakin berpikir tidak baik dengan agama mereka,”

fans Madrid Jadi Korban Bom

Dalam situs resmi klub Los Blancos, mereka langsung merilis ucapan bela sungkawa atas korban teror di Irak dan siap memberikan penghormatan kepada mereka dengan mengenakan ban hitam dalam pertandingan akhir kontra Deportivo La Coruna akhir minggu ini.

“Kami merasa kehilangan dan rasa duka yang begitu mendalam atas kejadian teror Irak. Tidak lupa kami ucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” berikut ungkapan resmi dari Real Madrid dalam lamannya.

“Kami jelas menginginkan semua dalam keadaan damai, tidak lupa juga dari negara Irak yang menderita atas tindakan brutal ini,”

“Disini sepakbola akan selalu menjadi ruang dalam kebersamaan dan tempat berkibarnya rasa saling menghormati satu sama lain. Kami mengutuk serangan itu. Dimana pun berada, kami sebagai pihak dari Real Madrid menangis atas kejadian ini dan mereka yang sudah pergi tidak akan kami lupakan.” kata penutup dari klub Madrid.