Berita Sepak Bola Liga Spanyol

Target Lain Barcelona Selain Juara La Liga Dan Copa del Rey Musim Ini

Mantan jawara La Liga musim lalu yaitu FC Barcelona, saaat ini memiliki dua tantangan besar yang akan mereka hadapi di bulan terakhir pada musim ini. Yang pertama adalah mereka sedang memburu Real Madrid dan mempertahankan gelar juara mereka untuk ketiga kalinya. Dan yang kedua, yang terlihat secara diatas kertas lebih mudah, adalah untuk memenangkan final Copa del Rey menghadapi Alaves.

Namun ternyata selain dua tugas berat itu, Blaugrana juga mengejar tujuan lain yang jarang diketahui oleh para pengamat sepak bola yaitu memecahkan rekor klub terbaru mereka sendiri di La Liga. Mereka harus mencetak delapan gol atau lebih dalam dua pertandingan tersisa agar dapat memecahkan rekor tersebut.

Rekor yang dimaksud adalah catatan gol terbanyak dalam satu musim yang sempat mereka raih saat musim 2012-2013 lalu. Saat itu Barcelona diasuh oleh Tito Vilanova sebagai pelatih utama mereka dan membuat mereka mencatatkan salah satu prestasi terbaik dalam sejarah klub.

Saat ini mereka suadh berhasil menjebol 108 gawang lawannya pada musim ini, padahal rekor tertinggi menjebol gawang mereka dalam satu musim adalah 115 gol. Artinya mereka kurang tujuh lagi dan perlu delapan gol atau lebih jika mereka ingin menaklukannya.

Namun pertandingan yang tersedia saat ini hanya tersisa dua laga saja di La Liga. Tim yang diasuh oleh Luis Enrique akan menghadapi Las Palmas tanggal 15 Mei mendatang dan Eibar tujuh hari sesudahnya.

Selama kepemimpinan pelatih asal Spanyol itu, mereka  telah berhasil mendekati rekor tersebut hanya selisih sedikit saja. Dimusim pertama kepelatihannya, Barcelona mengakhiri musim dengan menggetarkan 110 gawang lawannya di La Liga dan musim lalu mereka mengakhirinya dengan mengoleksi 112 gol. Yang jelas, walaupun mereka belum berhasil memecahkan rekor, namun mereka berhasi mencapai puncak klasemen di kedua musim tersebut.

Namun jika ditingkat lebih luas lagi, Real Madrid yang diasuh Jose Mourinho musim 2011 -2012, mampu mencetak tujuh gol lebih banyak dibandingkan yang dihasilkan oleh Vilanova. Saat itu Los Blancos mengakhiri musim dengan mencetak 122 gol.