Berita Sepak Bola Liga Spanyol

Striker Madrid Tak Segan Lari Jika Ada Tawaran Kepastian Bermain Untuknya

Sepertinya kesabaran dari striker Real Madrid yaitu Alvaro Morata semakin menipis seiring berjalannya waktu. Pasalnya saat ini usianya yang sudah beranjak 24 tahun akan semakin bertambah sementara saat ini kemampuannya dalam bertanding masih diragukan oleh pelatihnya. Ia pun tak segan mengatakan bahwa dirinya akan segera lari dari Madrid walaupun pada dasarnya Ia masih bahagia bersama timnya.

Morata memang merupakan pemain asal di Real Madrid 2010 lalu, bahkan sebelumnya ia sempat ikut tim junior Madrid sebelumnya. Namun pada 2014 Ia pun pergi ke lIga Italia untuk bermain dengan Juventus. Di Turin Ia tak bertahan lama karena Madrid memanggilnya kembali setelah melihat performanya yang apik. Merekapun akhirnya mengaktifkan klausul buy-back senilai 30 juta Euro pada musim panas 2016 lalu.

Sayangnya pada musim ini,  performanya tak sebagus saat ia bermain di Serie A bersama Bianconeri. Hal ini dikarenakan Ia semakin jarang dimainkan oleh pelatihnya saat ini yaitu Zinedine Zidane. Sang pelatih sepertinya lebih mempercayai lini depannya dengan tiga pemain andalannya yaitu Karim Benzema, Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo dibandingkan dengan dirinya.

Padahal pada musim ini dengan minimnya Ia bermain sebagai tim utama, Ia telah menghasilkan 16 buah gol di lintas kompetisi. Sebelas diantaranya disumbangkan saat bermain di La Liga, tiga gol saat dimainkan di Liga Chanpions dan dua lagi sisanya saat bermain di kompetisi Copa del Rey.

Pemain asli Spanyol  itu Morata akhirnya mengaku masih berbahagia menatap masa depannya bersama Madrid, walaupun pada dasarnya ia tak menutup peluang bagi klub lain yang ingin menggunakan jasanya pada musim depan, seperti yang dikutip dari media Guardian, Ia mengatakan, “Masa depan saya membuat saya antusias, baik itu di Madrid atau di tempat lain. Hal ini karena saya masih harus belajar, mendongkrak kemampuan saya. Saya mampu berbuat lebih banyak lagi, hanya saja saya juga harus bermain lebih sering dan tentunya membutuhkan seseorang yang benar-benar mendukung saya. Kini saya bisa memilih untuk pergi, atau tetap bertahan namun jarang bermain.”.

Ia pun menambahkan, “Saya bukan lagi pemain muda dan kini saya sudah berusia 24 tahun.Ini adalah momen yang krusial dalam karir saya.”