Berita Sepak Bola Liga Jerman

Sanksi Usai, Pemain Ini Kembali Tampil hadapi Tottenham Hotspur

Cukup satu laga untuk Pierre-Emerick Aubameyang mendapat sanksi. Melawan Tottenham Hotspur pada pertengahan minggu ini, Borussia Dortmund memutuskan memainkan pemain dari Gabon tersebut.

Pierre-Emerick Aubameyang mendapat hukuman satu laga oleh Borussia Dortmund sehubungan dengan sikap tak disiplinnya ketika tak langsung pulang ke klub dari laga timnas Gabon. Aubameyang malah berkunjung ke Milan dan melakukan acara komersial tanpa adanya izin klub.

Tanpa adanya Aubameyang, Dortmund gagal dengan skor 1-2 dari Stuttgart, pada Sabtu (18/11/2017) dinihari WIB tadi, dalam laga di Bundesliga musim ini. Alhasil, Dortmund menurun ke peringkat ketiga klasemen dikarenakan tak berhasil dalam lima laga terakhirnya.

Laga yang tak kalah penting lain akan dilaksanakan Dortmund di pertengahan minggu nanti saat melawan Tottenham Hotspur di Signal-Iduna Park. Dortmund membutuhkan kemenangan demi melindungi posisi di babak grup Liga Champions.

Itu sebabnya, Dortmund memutuskan menarik masa sanksi dari Aubameyang. Pemain 29 tahun tersebut akan segera bermain kembali bersama timnya, Spurs.

“Terdapat aturan di dalam tim, mulai sekarang dan selamanya, Anda harus dapat menjalankannya. Keputusan tersebut berada dalam tangan Peter Bosz dan pelatih memperoleh dukungan besar dari klub,” ujar CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke.

Lebih lanjut, Hans-Joachim Watzke mengatakan jika pemainnya ini merupakan pemain yang baik dan menyenangkan. Dia akan berlatih dalam sesi normal kembali per Selasa nanti. Akan tetapi, pemain ini tak memperoleh hak istimewa dalam hal apapun .

Lebih lanjut, Watzke juga menampik dengan tegas jika sanksi tersebut akna memberikan pengaruh pada karir Aubameyang di Dortmund.

“Ini tidak mengenai melepas pemain tersebut, begitu omong kosong. Akan tetapi, Anda tetap harus memberikan hukuman. Ini layaknya merupakan sebuah keluarga, kadang Anda harus tetap ingat. Tapi, Pierre-Emerick Aubameyang merupakan pemain di tim ini dan akan tetap seperti itu,” tutup Hans-Joachim Watzke.