Gosip

Sampai Pada Akhirnya, Platini Putuskan Mundur Dari Jabatan Presiden UEFA

Dunia sepakbola baru saja digemparkan oleh ungkapan yang keluar dari mulut pengacara Michel Platini terkait sebuah pengumuman, sang legenda Prancis akan mundur dari jabatannya sebagai presiden UEFA. Pengumuman ini disampaikan setelah hukuman enam tahun yang dia terima dipotong menjadi empat tahun ke depan.

Sampai Pada Akhirnya, Platini Putuskan Mundur Dari Jabatan Presiden UEFA

Sudah kita ketahui bersama bahwa terduga Platini disinyalir telah berani menerima bayaran 1,3 juta poundsterling dari presiden FIFA Sepp Blatter. Hal ini terungkap dan mantan pemain Juventus itu mendapat larangan beraktivitas di dunia sepakbola selama delapan tahun. Tidak sampai disitu, dia sempat mengajukan banding, tetapi ditolak oleh Pengadilan Arbitrasi Olahraga atau biasa disingkat CAS.

Terhitung sudah delapan tahun memimpin UEFA, Platini akhirnya memutuskan untuk mundur. Dia sempat mengajukan diri sebagai salah satu kandidat presiden FIFA menggantikan Blatter, tetapi niatnya harus terhenti setelah masalah ini muncul dan dirinya terbukti menjadi tersangka.

Tidak berwaktu lama akhirnya Platini angkat bicara terkait semua berita yang baru-baru ini berkembang luas, “Saya telah mencatat keputusan CAS tapi terus menganggapnya sebagai ketidakadilan yang mendalam. Keputusan ini memberikan saya larangan yang durasinya akan mencegah saya maju dalam pemilihan presiden FIFA berikutnya.” ungkap Platini.

Sebenarnya kasus ini bukanlah hal yang baru di dalam dunia sepakbola, ada beberapa kasus yang lebih besar namun dikabarkan belum bisa dibuktikan kebenarannya. Berbagai harapan datang dari pecinta sepakbola yang menginginkan hal ini menjadi yang terakhir dalam rekor buruk FIFA maupun UEFA sebagai komite sepakbola tertinggi di dunia.

Kejadian ini lantas membuat keraguan yang mendalam bagi publik dunia dan perubahan langsung dilakukan oleh pihak terkait demi mengembalikan nama baik dari FIFA sendiri maupun UEFA.