Liga Inggris

Rooney Tegaskan Dirinya Belum Habis

wayne rooneyWayne Rooney menepis anggapan kariernya telah habis. Rooney mau membuktikan dirinya masih bisa memberi kontribusi bagi Manchester United di sisa musim ini.

Kehadiran Zlatan Ibrahimovic di awal musim membuat nasib Rooney di Old Trafford kian suram. Ditambah lagi cedera yang kemudian membuat Rooney tersingkir dari skuat utama.

Jabatan kapten yang dipegang Rooney pun cuma sebatas “status” lantaran dirinya hanya dimainkan 10 kali sebagai starter di Premier League musim ini. Total dari 32 kali tampil, Rooney hanya mencetak 6 gol dan 10 assist.

Wajar saja bila Rooney dinilai telah habis dan mau tak mau harus segera melepaskan pekerjaannya sebagai pemain Setan Merah. Rooney diklaim akan dilepas musim panas mendatang.

Namun sedikit harapan muncul bagi pesepakbola berusia 31 tahun tersebut kala Zlatan Ibrahimovic harus menepi hingga tahun depan. Rooney pun harus bisa diandalkan lagi oleh manajer Jose Mourinho seperti halnya pekan lalu ketika melawan Burnley.

Pada kemenangan 2-0 lalu Rooney menyumbang sebiji gol dan dituntut berlanjut lagi tatkala melawan Manchester City, Jumat (28/4/2017) dinihari WIB nanti. Ditambah lagi Rooney adalah pemain dengan pencetak gol terbanyak dalam derby Manchester yaitu 13 gol.

“Saya pikir masih bisa memberi kontribusi secara kualitas, pengalaman, dan beberapa macam cara, untuk bisa terus bersaing, apakah jadi juara liga, empat besar maupun lolos ke final. Itulah segudang pengalaman yang bisa saya tularkan kepada yang lain,” ujar Rooney kepada Sky Sports.

“Pastinya saya masih bisa bermain dua sampai tiga musim lagi di level tertinggi. Bahkan lebih lama lagi. Semua orang membicarakan usia saya, saya masih 31 tahun, bukan orang tua. Tentu saja saya menjalani banyak pertandingan,” sambungnya.

“Bisa saja dengan tidak banyak bermain musim ini bakal menguntungkan saya. Yang bisa saya lakukan ialah terus bekerja, coba membuktikan omongan orang itu salah. Saya bekerja keras selama latihan dan saya cuma harus menunggu kesempatan saya, seperti ketika menghadapi Burnley.

“Saya yakin masih bagus berada di level teratas. Orang-orang memiliki pandangan masing-masing, dan saya menghormati itu. Saya juga begitu,” tutupnya.