Liga Spanyol

Ronaldo Yang Tak Setajam Musim-musim Lalu

cristiano ronaldoMusim ini penampilan dari penyerang andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo bisa dibilang kurang tajam. Namun, situasi itu dinilai masih dalam batas kewajaran.

Ronaldo mencetak 32 gol dan 12 assist dalam 40 pertandingan yang dijalaninya sepanjang musim 2016/2017. Dalam angka itu, di antaranya tujuh gol dia cetak di Liga Champions dan 20 gol di La Liga.

Ronaldo bahkan sempat absen mencetak gol dalam waktu yang cukup lama. Penyerang tim nasional Portugal itu puasa gol dalam enam pertandingan beruntun di Liga Champions. Dia juga tak membuat satu gol dalam lima pertandingan La Liga terakhir.

Dengan kontribusinya yang kurang maksimal seperti itu pun, Los Galacticos masih konsisten di papan atas. Ronaldo juga masih tercatat sebagai topskorer Madrid, baik pada La Liga maupun di Liga Champions.

Untuk sementara, El Real ada di urutan kedua klasemen sementara La Liga dengan perolehan 81 poin dari 34 pertandingan. Posisi paling atas ditempati Barcelona juga dengan 81 poin namun unggul secara head to head dari Madrid.

El Real juga masih bertahan di Liga Champions musim ini. Tim asuhan Zinedine Zidane ini akan berebut tiket babak final dengan menghadapi rival sekota mereka, Atletico Madrid.

Namun gol yang dicatatkan oleh Ronaldo itu tidak sebanyak musim-musim sebelumnya. Sebagai gambaran, CR7 mencetak 51 gol dalam semua ajang yang diikuti oleh Madrid musim lalu. Bahkan musim 2014/2015, Ronaldo sukses mencetak bikin 61 gol.

“Cristiano sedang tidak berada dalam ritme terbaiknya musim ini, tidak seperti tahun lalu. Tapi kalau kalian melihat angka-angka yang dibuat Cristiano, angka-angka itu tetap sangat penting, sangat berarti untuk Madrid,” ungkap mantan pemain Real Madrid Savio.

“Kita sudah terbiasa melihat Cristiano Ronaldo mencetak 40 gol, 50 gol, atau 60 gol dalams satu musim. Wajara saja memang karena di sepakbola, permainan itu bisa naik turun,” ungkap Savio.

“Mungkin ada sedikit masalah dengan kebugarannya. Tapi, memang sulit untuk menjaga penampilan terbaik secara rutin dalam lima, enam atau tujuh musim berturut-turut. Tapi kontribusinya masih cukup tinggi,” tutup Savio.