Liga Spanyol

Ramos Ogah Bahas Kartu Merahnya

Sergio RamosBek Real Madrid, Sergio Ramos menilai jika kartu merah yang dia peroleh dalam laga melawan Barcelona itu terlalu berlebihan. Akan tetapi, dia juga tidak mau mengkritik wasit atas keputusan itu.

Ramos dihadiahi kartu merah langsung saat Real Madrid dikalahkan dengan skor 2 – 3 oleh Barca di stadion Santiago Bernabeu, Senin (24 April 2017) dinihari WIB. Kartu merah itu menjadi titik krusial dalam jalannya pertandingan.

Ketika Ramos diusir wasit, Madrid sedang dalam keadaan tertinggal 1-2. Walaupun sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2, pada akhirnya Barca mampu memanfaatkan longgarnya pertahanan Madrid dan mencetak gol kemenangan melalui Lionel Messi pada masa injury time.

Ramos menilai jika kartu merah langsung untuknya terlalu berlebihan. Pemain berkebangsaan Spanyol ini mengakui terlambat melakukan tekel, namun dia tidak ada niat untuk sedikitpun untuk mencederai Lionel Messi.

“Kartu merah adalah momen krusial karena mereka mencetak gol pada menit-menit akhir. Semua orang punya pandangan masing-masing dan saya menghormati itu, tapi menurut saya kartu merah yang saya terima itu berlebihan,” ujar Ramos seperti yang dilansir dari situs resmi Real Madrid.

“Saya tidak ingin membicarakan soal wasit karena juga bisa melakukan kesalahan seperti kami juga, dan saya tidak akan pernah membicarakannya,” tambah Ramos.

Kekalahan itu membuat Los Galacticos harus rela kehilangan posisi puncak klasemen La Liga Spanyol. Mengoleksi nilai 75, mereka kalah head to head dari Los Cules walaupun mereka masih menyimpan satu laga tunda yang belum dimainkan.

“Kami sangat kecewa dengan kekalahan ini. Menang akan jadi sebuah langkah besar di arah yang tepat dan kami sebenarnya ingin memberikan penggemar sesuatu untuk dirayakan. Mereka ada di belakang kami dari awal sampai akhir,” sambung Ramos.

“Keberhasilan kami ada di tangan sendiri dan kami akan mengeluarkan seluruh kemampuan kami untuk memenangkan liga. Kami sudah punya laju yang bagus dan segala sesuatunya masih ada di tangan kami,” tutup Ramos.