Piala Eropa

Prancis Lirik Fans Benua Asia Untuk Datang Ke Euro 2016

Pargelaran Piala Euro 2016 saat ini sudah mencapai tahap akhir, diketahui pihak penyelenggara sudah merampungkan beberapa persiapan mereka dari segi teknis dan non teknis. Hal ini lantas membuat Menteri Pariwisata Prancis, Matthias Fekl memiliki rencana besar untuk mencoba melakukan pendekatan terhadap turis asal Asia untuk datang dan menyaksikan secara langsung kemegahan Euro 2016.

Prancis Lirik Fans Benua Asia Untuk Datang Ke Euro 2016

Dalam hal ini Matthias menegaskan jika Prancis saat ini sudah aman dan siap 100 persen untuk menggelar turnamen terbesar di benua biru tersebut. Kita sudah sama-sama ketahui jika Prancis telah mengalami tragedi duka pada 13 November 2015, kejadian itu lantas membuat banyak keraguan dari pihak pecinta sepakbola atas keamanan dan kenyamanan dalam menggelar Piala Euro. Bahkan datang beberapa tanggapan jika tuan rumah akan dipindah tempatkan dan ada juga yang memiliki tanggapan jika pertandingan Euro di Prancis berjalan secara tertutup.

Namun menanggapi hal tersebut, Matthias berani menjamin jika Prancis sudah aman dan siap memberikan fasilitas yang baik kepada penonton yang datang langsung ke Prancis. Semua keamanan serta transportasi sudah dipersiapkan dengan matang, untuk itu Matthias tidak ragu untuk melakukan pendekatan kepada pencinta sepakbola asal Asia untuk mau datang ke Prancis musim panas mendatang.

Menteri Pariwisata Prancis

“Di dunia saat ini sangat mustahil jika kita tidak berjumpa dengan kata resiko, itu sudah menjadi hal yang benar dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari dalam hal apapun,” buka Mathhias kepada wartawan.

“Namun semua itu akan kita atasi dengan peningkatan keamanan yang tinggi dan tentunya akan selalu berhati-hati dalam setiap pertandingan yang dimainkan,” tambahnya dalam sesi jumpa pers di Singapura.

Diketahui jika devisa Prancis mendapat sumbangan hampir delapan persen dari sektor pariwisata. Sektor ini sudah mendapat pengakuan, jika mereka mampu mempekerjakan hampir dua juta orang lebih dan sebagian besar pekerjanya berasal dari turis yang datang dari Asia Tenggara.