Liga Inggris

Pertahankan Gaya, City Pun Bungkap Chelsea

pep guardiolaManchester City berhasil mengatasi perlawanan Chelsea tanpa harus meninggalkan gaya khas permainan mereka. Hal tersebut membuat Pep Guardiola selaku pelatih gembira.

Satu gol dari kaki Kevin De Bruyne jadi penentu kemenangan 1-0 yang diraih City di Stamford Bridge, Sabtu (30/9/2017). Atas kemenangan itu, City sempurna sepanjang bulan September dan selalu meraih hasil maksimal dalam tujuh pertandingan di berbagai ajang.

Namun tidak hanya soal skor akhir yang membuat Guardiola tertawa lepas. Pelatih berkepala plontos itu gembira karena City bisa membuat Chelsea hampir tak berdaya di markasnya sendiri.

City amat dominan dalam aspek ball possesion dari awal sampai akhir, memaksa Chelsea terus bertahan, dan membuat peluang mencetak gol lebih banyak. Selepas memimpin, City bahkan tak mengendurkan serangan bahkan Gabriel Jesus sempat punya kesempatan emas.

Sebaliknya, performa Chelsea mejan. Mendapat tekanan dari pemain tim tamu sejak awal di wilayah sendiri memaksa The Blues tidak banyak mengancam gawang City. Situasi semakin sulit usai Alvaro Morata cedera sheingga ditarik keluar sebelum babak pertama tuntas.

“Kami sangat senang atas kemenangan ini karena kami datang kesini untuk meraih itu, terutama juga karena cara bermain kami. Tidak usah dikatakan lagi betapa bagusnya Chelsea, betapa kuat, betapa cepatnya mereka. Mereka mampu berbuat segalanya,” ujar Guardiola di Soccerway.

“Tim ini tampil sangat berani, menjaga bola, memainkan pressing tinggi. Kami memancing apa yang terjadi di menit-menit terakhir dan memancing mereka supaya melancarkan umpan-umpan panjang melalui Marcos Alonso.”

“Leroy (Sane), Gabriel, dan Raz (Sterling) bermain istimewa. Mereka tidak memberikan Chelsea waktu berpikir atau mengirimkan bola ke wilayah belakang kami.”

Usai menjalani tujuh partai di Liga Primer musim ini, City mengkoleksi 19 angka dan merajai papan klasemen. Mereka unggul selisih gol dari rival sekota Manchester United.

“Anda sendiri tahu jika sesudah 1-0 kami tidak bermain bertahan. Kami selalu menyerang. Membuat cukup banyak kans bikin gol,” ujar Guardiola.