Berita Sepak Bola

Pelatih Interim Chelsea Antusias Nantikan EL Clasico

Rivalitas dua klub besar Spanyol, Real Madrid dengan Barcelona sukses menarik perhatian dari berbagai sudut belahan dunia. Ini juga terjadi pada sosok pelatih interim Chelsea, Guus Hiddink yang mengakui sangat menantikan pertandingan besar bertajuk EL Clasico. Walaupun apa yang sudah dia dapatkan bersama Real Madrid terkesan buruk, namun sang pelatih tetap bersemangat akan pertandingan tersebut.

Pelatih Interim Chelsea Antusias Nantikan EL Clasico

Sedikit menambahkan informasi jika Hidding pernah melatih EL Real pada musim 1998, akan tetapi apa yang terjadi dengan Los Blancos dan kabar buruk silit berganti yang mengarah kepada dia. Hingga pada akhirnya pihak klub memutuskan kontrak Hiddink pada Februari 1999.

Meski umur melatih Real Madrid terkesan pendek, namun Hiddink tetap mengakui jika pertandingan yang mempertemukan Barcelona kontra Real Madrid merupakan pertandingan yang luar biasa dan lebih dari pertandingan klub manapun.

“Semua itu sangat benar. Jika anda dihadapkan dalam situasi tersebut, pastinya anda kemungkinan besar akan kehilangan kontrol ini semua berdampak dari pengalaman yang sudah anda terima,” ungkap Hiddink.

“Ini perihal pertandingan antara Barcelona vs Real Madrid. Namun disitu mengalir budaya dan banyak nilai bersejarah yang hadir disana. Itu sungguh membuat hal menjadi mungkin untuk kita saksikan,”

Akan tetapi Hiddink berkeyakinan jika pertandingan nanti akan sedikit berbeda dengan penampilan kedua tim dalam balutan rasa duka atas meninggalnya John Cruyff, jelas mereka akan menjalani laga dengan aroma yang berbeda.

“Tahun ini menjadi pertandingan kedua mereka di musim 2015/16, dengan pertandingan yang akan berjalan sedikit berbeda. akan adanya sifat respek dari kedua tim atas meninggalnya John Cruyff dan ini akan menjadi EL Clasico yang menarik,” lanjut Hiddink.

“Dia (John Cruyff) merupakan pemain yang luar biasa baik dan salah satu dari tiga atau empat pemain terbaik yang ada didunia. Terkait cara dia bermain dan tingkah lakunya diatas lapangan serta diluar lapangan, saya beruntung bisa bermain bersama dia dan sempat bertemu beberapa kali di Spanyol,”

“Dia melakukan perubahan kepada beberapa permainan sepakbola dari sudut pandang pelatih. Dia merupakan sosok pria yang santai dan mudah untuk bersosialisasi dengan banyak orang. Itu adalah sikap dia yang spesial yang membedakan dia dengan orang lain.” tutup Hiddink.