Liga Inggris

Mourinho Kembali Keluhkan Jadwal Ketat Setan Merah

jose mourinho

Jose Mourinho lagi-lagi memberi kritik jadwal padat Manchester United. Menurutnya itu tak masuk akan lantaran berulang kali terjadi dan tidak ada jalan keluarnya.

United melangkahkan kakinya di babak 8 besar Liga Europa dan bakal melawan klub asal Belgia Anderlecht dalam pertandingan yang berlangsung pada 13 dan 20 April mendatang.

Bagi The Red Devils, dua pertandingan versus Anderlecht itu cuma sebagian dari jadwal ketat yang harus dijalani selama bulan April. Total ada delapan partai yang harus dijalani Zlatan Ibrahimovic cs. termasuk enam di Premier League.

Itu merupakan konsekuensi ketika United bermain di final Piala Liga Inggris dan perempatfinal Piala FA lalu. Walau begitu Mourinho tetap mengkritik ketidakbecusan FA mengatur jadwal yang adil bagi seluruh tim tim.

“Saya bisa memahami jika anda semua tak bisa melakukan apa-apa tentang Premier League, tetapi saya tidak bisa mengerti kenapa anda semua tidak bisa berbuat apapun soal kompetisi Eropa. Saya telah mengatakan hal ini sejak bertahun-tahun lamanya, bahkan pada musim pertama saya di Inggris,” ujar Mourinho di Soccerway.

“Saya tak hanya bertanya kepada diri sendiri, namun kepada semua. Saya pikir mereka tak peduli sedikitpun tentang tim Inggris di Eropa. Sama sekali tidak. Ada hal lain yang lebih dipentingkan,” sambungnya.

“Tiap negara selalu ingin mendukung tim-tim yang bermain di Eropa, tapi di sini sulit.”

“Harusnya kami tampil paling akhir pada pekan nanti. Mudah saja bukan. Kami harusnya bermain pada hari Senin atau laga terakhir di hari Minggu, bukan jam 12. Paling tidak biarkan kami tidur sebentar di hari Minggu.”

“Ini memang tentang ‘bahwa kami telah memberikan anda banyak uang’ dan itu benar, kami menghargainya. Tanpa uang mereka, Premier League takkan jadi seperti ini, klub tidak akan sekaya saat ini, mereka benar sekali dan kami harus berterima kasih atas Premier League yang mereka buat seperti saat ini.”

“Namun saya merasa anda bisa sedikit memberikan kemudahan bagi kami. Bisa tidak menjelaskan mengapa kami harus bermain jam 12 siang di hari Minggu? Tak ada yang bisa memberikan penjelasan.”