Berita Sepak Bola

Menpora Menyerahkan Sepenuhnya Kepada Kepolisian Untuk Mengusut Tuntas Meninggalnya The Jak Mania

Kabar duka kembali muncul setelah Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi mengumumkan ungkapan turut berduka cita setelah mendengar kabar ada nya salah seorang pendukung Persija Jakarta yang bernama lengkap Muhammad Fahreza, yang meninggal dunia.

Menpora Menyerahkan Sepenuhnya Kepada Kepolisian Untuk Mengusut Tuntas Meninggalnya The Jak Mania

Diketahui jika Fahreza menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Marinir Cilandak, Jakarta Selatan pada hari Minggu pagi atau lebih tepatnya dua hari setelah menjadi korban bentrokan antara suporter Persija dan petugas keamanan saat laga Persija kontra Persela Lamongan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat di hari Jumat dalam lanjutan Torabika Soccer Championship 2016.

“Dengan rasa hati yang paling dalam, saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah seorang The Jak Mania, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan serta korban mendapatkan tempat yang indah di sisi ALLAH SWT,” ungkapan Menpora kepada media.

Adapaun harapan besar Menpora agar kasus ini bisa diusut secara tuntas dengan menguraikan hasil akhir yang pas dengan adanya bukti jelas. “Mari berikan kepercayaan kepada Polri untuk mengusut tuntas penyebab meninggalnya Fahreza sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dengan begitu pihak yang ditinggalkan serta publik Indonesia tidak bertanya-tanya,” Kata penambah Menpora.

Tidak berhenti sampai disitu, Menpora juga memberikan penjelasan tegas kepada semua penikmat sepakbola dan semua yang terkait dalam ajang ini agar selali menjaga sifaf sportifitas yang tinggi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan dari pihak kita sendiri. Dengan begitu, kejadian ini tidak akan terjadi lagi. Cukup kejadian ini dijadikan sebagai pelajaran dan yang terakhir dari semua tindakan buruk yang menyebabkan hilangnya nyawa.

Fahreza sendiri diduga mengalami kekerasan dari oknum aparat keamanan yang sedang melakukan penjagaan di laga Persija kontra Persela. Ketika itu, Fahreza yang datang bersama kakaknya yang bernama Suyatna berangkat dari rumah untuk menyaksikan langsung pertandingan dan sampai di lokasi mereka sudah kehabisan tiket pertandingan.

Entah ada angin apa, mereka berada tepat di sekitar bentrokan antara suporter Persija dan petugas keamanan di laga itu. Fahreza mengalami luka serius di bagian kepala akibat pukulan benda keras yang diduga dilakukan oleh oknum aparat dalam insiden itu. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Andika, yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Zahira, hingga akhirnya menjalani perawatan intensif selama dua hari di Rumah Sakit Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Namun semua berakhir dengan kesedihan yang mendalam, pendukung setia Persija Jakarta itu akhir nya pergi dari dunia ini untuk selamanya. Lebih lanjut, jenazah sepakat di makamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum daerah Warung Sila, Ciganjur.