Berita Sepak Bola Liga Prancis

Mbappe Ungkap PSG Tidak Ingin Menjadi Pencetak Gol Terbaik Tapi Menjadi Tim Terbaik Di Dunia

Neymar, Kylian Mbappe, Edinson Cavani
Neymar Kylian Mbappe dan Edinson Cavani

Saat ini Paris Saint Germain telah menunjukkan taringnya, lebih tajam dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan mereka telah menjadi salah satu klub yang mampu menghasilkan gol lebih dari 50 kali di tengah musim pertama di Eropa, bahkan telah mencetak gol paling banyak di babak penyisihan grup Liga Champions.

Memang semenjak klub asal Prancis tersebut diambil alih pada tahun 2011 oleh pengusaha besar asal Qatar yaitu Oryx Qatar Sports Investments yang dikepalai oleh Nasser Al-Khelaifi, mereka mulai rajin merekrut pemain bintang di berbagai klub, dan sepertinya mereka tak bermasalah dengan biaya penebusannya.

Tengok saja pemain yang pernah direkrutnya dengan berbagai nominal, seperti Kevin Gameiro, Javier Pastore, Thiago Motta, Blaise Matuidi, Thiago Silva, Marco Verratti, Lucas Moura, Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, Marquinhos, David Luiz, Giovani Lo Celso, Julian Draxler, dan Goncalo Guedes.

Mereka semua turut membawa PSG mencicipi kemenangan diberbagai gelar juara terutama di Ligue 1 dari , 2012–13, sampai dengan 2015–16 secara beruntun. Sayang mereka gagal melanjutkan meraih gelar juara di musim lalu.

Namun di musim ini, mereka kembali dengan membawa bala bantuan dua pemain bintang yaitu Kylian Mbappe dan Neymar. Memang sangat sulit untuk bisa mendapatkan dua pemain tersebut dari klubnya, tapi tidak dengan PSG. Mereka pun sanggup membayar uang tebusan Neymar sebesar 222 juta euro dan akan menebus Mbappe yang saat ini dengan status pinjaman, dengan dana sebesar 180 jute euro.

Hasil nyata pun mereka peroleh dimusim ini, dimana  mereka telah mencetak 58 di Liga tertinggi Prancis. Ini adalah gol terbanyak di tengah musim pertama di Liga Eropa, selain Manchester City yang telah mengoleksi  61 gol dan berada di puncak klasemen.

Bayern sendiri hanya mencetak 37 gol diperingkat pertama Bundesliga, sementara Barcelona hanya 45 gol di La Liga. PSV yang memuncaki klasmen di Eredivise, mencetak 49 gol dan Napoli membungkus 48 gol .

Di Liga Champion babak kualifikasi grup, raksasa liga Prancis itu juga mencetak gol terbanyak, bahkan jika dibandingkan dengan grup lainnya di fase ini. Mereka mencetak 25 gol dimana paling terdekat dihasilkan oleh Liverpool dengan 23 gol.

Menariknya dari 25 gol dikomeptisi tersebut 16 diantaranya dicetak oleh tiga penyerang andalan mereka yaitu Neymar, Edinson Cavani dan juga Mbappe sendiri. Namun Mbappe tidak memikirkan masalah jumlah gol yang mereka hasilkan, namun lebih ke arah kinerja tim.

“Kami tidak berpikir untuk menjadi serangan terbaik di dunia, tapi menjadi tim terbaik di dunia,” kata Mbappe. “Yang kami inginkan adalah menang, untuk menjadi kompetitif. Adalah bagus bahwa kami memiliki serangan terbaik di dunia namun itu tidak menjamin apapun. ”

Ia pun juga mengatakan keinginannya dengan mewujudkan secara nyata dalam kompetisi Liga Championsdan mengatakan . “Saya ingin memenangkan setiap gelar yang mungkin dan itulah sebabnya saya bekerja keras, untuk mencapai tujuan itu. “.

“Rekor ada untuk dikalahkan dan memberi saya rasa peraya diri namun tapi tidak ada yang seperti gelar juara.”, tambahnya.