Berita Sepak Bola Liga Inggris

Kritik Neville Laga Arsenal vs MU Kurang Seru

Phil Neville merasa kecewa dengan menyaksikan berlangsungnya laga antara Arsenal melawan Manchester United di akhir pekan kemarin. Neville mengatakan laga kedua tim seperti pertandingan testimony saja.

Neville bandingkan suasana pertandingan Arsenal vs MU kemarin, ketika dirinya masih aktif tampil. Bagi dia, pertandingan dulu melawan Arsenal berjalan seru, panas, dan sering dihiasi drama di dalam dan luar lapangan. Pada masa yang lalu, pertandingan itu merupakan ajang adu gengsi antara 2 tim oke di ajang Premier League.

Neville ingat saat ia dicekik oleh pemain bek Arsenal, Lauren, di Old Trafford pada bulan September 2003 silam. Sejumlah pekan sebelumnya, dalam pertandingan Community Shield di Millennium Stadium, ia mendapat kartu kuning setelah 27 detik kickoff karena tekel keras yang ia lakukan pada Patrick Vieira.

Neville tidak merasakan sedikitpun keadaan yang memanas seperti itu di pertandingan akhir pekan kemarin. Ia geram saksikan para pemain dari kedua pihak berpelukan dan nampak akrab saat di lorong stadion jelang kick-off. Baginya, hal seperti itu tidak akan bisa terjadi di jamannya.

“Saat saya tampil bersama United hadapi Arsenal, saya terus beranggapan untuk membaut sebuah keadaan jadi seperti jauh dari zona nyaman saya. Ini merupakan tentang hidup dan mati, atau seperti itu,” ucap Neville.

“Saya menyaksikan dengan bekas pemain bek Arsenal Martin Keown dan ia setuju kalau atmosfer dan intensitas itu hal yang mengecewakan. Malah semua orang berpelukan dan tersenyum di lorong, yang saat Martin dan saya bermain takkan terjadi,” imbuh dia.

“Di tweet saya katakan itu seperti laga testimonial, dan tentu saja dimainkan dalam atmosfer seperti itu, yang bakal Anda saksikan di pertandingan pramusim antara 2 tim Premier League di Amerika Serikat,” ucap Neville.

Di pertandingan itu, Arsenal menangkan laga dengan skor 2-0 lewat angka yang dicetak oleh Granit Xhaka dan Danny Welbeck. Dan itu adalah hasil oke pertama Arsene Wenger melawan tim Jose Mourinho di ajang Premier League.

“Laga antara tim posisi 5 dan 6 di Premier League, seperti pertandingan antara tim urutan 9 dan 10, dalam pertandingan yang tidak penting pada akhir musim,” imbuh Neville.

“Benar, Arsenal berhasil menang, untuk sudahi langkah tidak pernah kalah United, namun tidak seorang pun memperdulikannya, termasuk sang manajer United Jose Mourinho,” tuturnya.