Bola Dunia Serba Serbi

Kembali Terulang, Liga Super Tiongkok Memanas!

Panggung sepakbola tertinggi Tiongkok kembali menjadi sorotan tajam dunia, hal ini tak lepas dari sistem keamanan dan ketertiban dari pihak penyelenggara Liga Super Tiongkok atau biasa dikenal dengan sebutan CSL ini menghadirkan kericuhan.

Kali ini kericuhan tidak terjadi pada pemain saja, melainkan antar pendukung tim. Bisa dilihat ketika dua tim besar macam Shanghai SIPG yang bermain imbang tanpa gol lawan Tianjin Quanjian menghadirkan babak baru sebuah kericuhan yang cukup besar.

Momen panas ini berlangsung pada babak pertama dan semua ini bermula pada salah satu pelatih Tianjin menempatkan sebuah handuk agar digunakan gelandang asal Korea Selatan, Kwon Kyung-won untuk mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan ke dalam.

Namun yang terjadi malah menghadirkan satu petaka, dimana seorang anak gawang yang ditugaskan SIPG justru menyingkirkan handuk tersebut. Aksi itu lantas membuat reaksi keras antar kedua belah pihak, sampai-sampai wasit pertandingan mengeluarkan keputusan untuk mendepak staf Tianjin keluar lapangan.

Tak berhenti sampai disitu saja, suasana semakin mencekam ketika kericuhan terbawa sampe diluar lapangan. Pendukung SIPG dan Tianjin saling serang selepas pertandingan berakhir. Tak berapa lama, pihak Tianjin melalui pernyataan resmi yang mereka rilis dilaman Weibo menuntut adanya tindakan dari Federasi Sepakbola Tiongkok (CFA) untuk mengambil langkah tegas terhadap aksi ricuh fans SIPG.

“Kami menentang dan menuntut dari semua aksi hooliganisme dalam situasi apapun, dimanapun, dana alasan apa pun. Kami juga berharap semua tim dan fans yang melakoni perjalanan tandang bisa memberikan dukungan dengan nyaman dan aman ketika kembali ke rumah.” demikian pernyataan resmi Tianjin

Dengan hasil imbang ini, maka perjuangan anak asuh Andre Villas-Boas harus terhenti sementara dalam upaya mengejar ketertinggalan angka dari Guangzhou Evergrande dipuncak klasemen CSL musim ini dengan tertinggal tiga angka.