Berita Sepak Bola Liga Inggris

Kalah, Jose Mourinho Nilai Newcastle United Sebagai Tim Binatang

Jose Mourinho merasa kecewa dengan kekalahan yang mereka dapatkan setelah melawan Newcastle United. Namun, dia tidak menyalahkan tim Manchester United. Laga yang berlangsung di St James’ Park, pada Minggu (11/02) kemarin membuat mereka pulang tanpa hasil.

Manchester United harus kalah dari The Magpies karena gol tunggal dari Matt Ritchie pada menit 65 dalam minggu ke-27 Liga Inggris. Dengan hasil tersebut, Newcastle United langsung naik dari zona degradasi dengan selisih dua poin sebagai wilayah zona aman, sementara itu United selisih 16 poin dari Manchester City yang hanya tinggal 11 laga lagi di Liga Inggris.

Jose Mourinho sendiri tidak menjadikan para pemainnya sebagai penyebab kegagalan tersebut, sebaliknya ia memberikan pujian pada tim Rafael Benitez.

“Newcastle tampil brigas bagai binatang dan saya mengatakan ini sebagai hal yang memuji mereka. Dalam laga tersebut, tim lawan tampil dengan fokus dan sepertinya keberuntungan berpihak pada mereka. Keberhasilan tersebut tak akan terjadi jika Newcastle tidak memberikan semuanya di lapangan,” papar pria dari Portugal tersebut.

Lebih lanjut, pelatih Manchester United ini menuturkan jika tim lawan hanya mendapatkan satu poin dan timnya gagal dalam bertahan dan melakukan sepakan bebas. “Namun, ini bukan hanya kerja keras mereka saja, tapi keberutungan dari dewa bola. Itu begitu mengesankan.”

Dalam laga tersebut, Paul Pogba menjadi starter namun kemudian dimainkan Michael Carrick, satu menit setelah Ritchie menciptakan gol. Sebelumnya pemain Perancis tersebut tak tampil dalam laga kontra Huddersfield Town minggu yang lalu karena mendapat cedera.

Walau begitu, Jose Mourinho menampik rumor tentang Pogba dan menekankan jika dirinya sudah berupaya untuk menurunkan pengganti Pobga sebelum adanya gol Ritchie. Karena ingin menganti cara dalam melawan tim lawan.

“Saya berupaya semuanya dengan menurunkan Michael Carrick dan Alexis bersama Lukaku. Saya tak beruntung dengan hal tersebut karena Newcastle sudah keburu menciptakan gol pada babak kedua sebelum saya mengubah susunan pemain kami.” Tutupnya kemudian.

\\