Berita Sepak Bola Liga Champions UEFA

Juventus Memang Mengecewakan, namun Higuain yang Terburuk

Bekas pemain gelandang Juventus Angelo di Livio soroti performa dari para juniornya pada babak final Liga Champions. Sorotan yang tertajam tertuju pada Gonzalo Higuain.

Juve tunduk dengan skor 1-4 dengan Real Madrid pada babak final yang berlangsung pada hari Minggu (4/6/2017) lalu di Millennium Stadium. Performa dari Bianconeri pada pertandingan tersebut dianggap antiklimaks, usai selama turnamen bermain meyakinkan.

Sebelum masuk babak final, Juve tidak penah kalah sejak tahap grup dan hanya kemasukan 3 angka pada masa tersebut. Skuat yang di besut oleh Massimiliano Allegri tersebut pernah berikan perlawanan oke pada babak pertama pertandingan menghadapi Madrid, namun merosot pada babak kedua di mana mereka kemasukan 3 angka.

Di Livio menganggap ada kurangnya jiwa petarung dan usaha dari pemain-pemain Juve. Higuain merupakan yang penampilannya dianggap terburuk.

Menjadi pemain paling mahal pada Serie A yang didatangkan dengan nominal 90 juta euro, Higuain tidak menunjukkan adanya pertanda bakal jadi pembeda pada pertandingan itu. Sebuah catatan oke mungkin saat assist-nya untuk angka yang diciptakan oleh Mario Mandzukic.

“Siapa yang amat membuat kecewa saya? Tentu Higuain. Saya harapkan lebih dari Pipita, atau paling tidak sebuah hal yang lebih oke dalam soal kualitas teknik dan rasa haus akan cetak angka dari dirinya,” imbuh Di Livio.

“Ia berikan pada saya kesan yang lain dengan yang lainnya. Tak satupun bersama Juve berusaha bikin sebuah pembeda dan tegaskan kualitas mereka, namun Higuain merupakan yang bikin kesan paling besar bagi saya, dalam cara yang tak baik,” kata pria yang jadi bagian dari skuat Juventus, saat terakhir kali menjadi juara di ajang Liga Champions pada tahun 1996 ini.

Higuain tampil selama 90 menit pada babak final. Ia lepaskan 3 sepakan dengan 2 di antaranya tepat ke sasaran, namun cenderung tidak mengancam. Ia miliki sebuah dribel yang berhasil, menangkan sebuah duel udara, dan 4 kali kecurian bola.