Berita Sepak Bola Liga Inggris

Juan Mata: Ibra Adalah Sejarah Sepakbola

Juan Mata menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang menyambut baik kedatangan kembali Zlatan Ibrahimovic ke Manchester United. Meski berstatus sebagai pemain pinjaman satu musim, namun Mata melihat kedatangan Ibra akan membawa dampak positif dalam laju Setan Merah dimusim ini.

Setan Merah secara mengejutkan berani mengikat kontrak kembali dengan Ibra, meski sang pemain masih dalam proses penyembuhan, namun langkah ini terbilang sangat tepat karena sosok Ibra sangat baik demi perkembangan skuat Manchester United.

Adapun Ibra baru benar-benar akan kembali ke Old Trafford pada bulan Oktober usai berjuang keras dalam proses penyembuhan cedera ACL yang dialami pada April kemarin. Dalam pandangan Mata, Ibra adalah sejarah sepakbola.

Dan Mata menilai kehadiran Ibra di tim merupakan hal yang positif mengingat legenda Swedia tersebut bisa memberi pengaruh besar kepada para pemain muda. Bisa dibuktikan apa yang Ibra persembahkan dimusim 2016/17 dan gelar juara Liga Europa adalah bukti nyata aura Ibra sangat berpengaruh.

“Kami semua senang ketika mendengar kabar bahwa Ibra kembali bersama kami. Tentunya untuk pemain muda, dia adalah sosok dengan kepribadian yang besar yang bisa mereka jadikan panutan dan dari dia mereka bisa belajar banyak hal. Mental dan kepribadiannya sangat membantu kami untuk terus berkembang,” cetus Mata kepada pers.

“Dia adalah sejarah sepakbola. Dengan memenangkan trofi di mana pun, dengan dia mencetak banyak gol dan menjadi bintang terbesar dalam sejarah Swedia, maka sangatlah wajar dan baik jika saya mengatakan bahwa Ibra adalah seorang legenda.” tutup mantan pemain Chelsea tersebut.

Manchester United sendiri tanpa Ibra masih menunjukan konsistensi yang luar biasa mengejutkan, sampai dipekan ketiga Premier League Inggris. Manchester United belum juga menerima kekalahan, mereka bahkan sukses mencetak banyak gol kemenangan dan kini tim garapan Jose Mourinho itu menjadi pemuncak sementara klasemen Liga Primer 2017/18.