Liga Spanyol Serba Serbi

ISIS Luncurkan Poster Pemenggalan Kepala Neymar dan Messi

ISIS yang merupakan jejaring teroris dunia makin lama makin terjepit, terlihat sebagian camp mereka terusir dan terdesak untuk keluar dari persembunyian yang sebelumnya mereka kuasai lantaran gempuran dari pasukan dari berbagai negara dunia.

ISIS sudah menjadi cerita klasik, dimana mereka mengatasnamakan ISLAM sebagai sikap pemberontakan terhadap kesalah-kesalahan dunia, termasuk saat melakukan pemerkosaan dan pembunuhan warga sipil.

Menjadi pembuktian dunia, ketika mereka melihat bahwa ISIS hanya mengejar sumber-sumber minyak di sekitar Irak untuk kemudian mereka jual demi keuntungan sendiri. Dengan tindakan penguasaan ini, maka ISIS menyatakan perang terhadap semua hal yang mereka tidak sukai, salah satunya adalah sepakbola.

Cukup meresahkan ketika ISIS Sudah beberapa kali membantai orang-orang yang bermain sepakbola atau sekadar menyaksikan laga sepakbola. Dalam berita yang sudah terjadi sebelumnya, ISIS telah membantai para pendukung Real Madrid yang sedang nonton bareng di sebuah kafe di Irak.

Kini sebuah ancaman kembali terjadi, tepatnya mereka mengarahkan kepada pargelaran akbar yang akan segera di gelar berbentuk Piala Dunia 2018 Rusia. Dalam kesempatannya, ISIS menerbitkan beberapa poster berisi ancaman terhadap penyelenggaraan Piala Dunia tahun depan.

Dalam pernyataannya, ISIS berjanji akan terus memberikan ancaman kepada semua pihak yang terkait. Terbaru ini, ISIS telah memunculkan sebuah poster bergambar dua bintang dunia macam Lionel Messi dan Neymar. Bisa dilihat pada poster itu jika Messi sudah dibunuh dan Neymar segera dieksekusi.

Sebelum poster Neymar dan Messi, mereka juga sudah lebih dulu memberikan poster teror bergambar pelatih Prancis, Didier Deschamps. Meski begitu, nampak berat jika ISIS menebar teror di Rusia. Pasalnya negara tersebut adalah negara yang tidak pernah pandang bulu atas tindakan kekerasan.

Sebegai catatan, jika Rusia siap menindas tindakan terorisme dengan tegas, biasanya dengan menembak mati semua teroris, bahkan jika harus mengorbankan sandera sekali pun. Itu artinya, Rusia telah siap menggelar Piala Dunia 2018 mendatang.