Berita Sepak Bola Liga Italia

“Inter Milan Bagai Sekumpulan Mayat Hidup”

Menyaksikan penampilan kuran baik Inter Milan akhir-akhir ini, ada 1 orang yang menafsirkan para pesepak bolanya seperti sekumpulan mayat hidup. Sosok yang menyatakan hal tersebut ialah Gianfelice Facchetti, tak lain adalah anak(putra) dari Giacinto Facchetti yang merupakan sosok legenda Inter Milan.

Akhir Minggu kemarin, Mauro Icardi dan rekan-rekannya tunduk atas skor tipis 0-1 di markas Genoa. Torehan tersebut menjadikan armada Stefano Pioli tak mendapat keunggulan sama sekali selama 7 giornata berturut-turut.

Cuma sanggup peroleh 2 angka selama 7 pertandingan terakhirnya tentu tidak sebanding dengan tekad Inter Milan untuk masuk menuju Eropa.

“Walau tidak bersaing demi mendapatkan Scudetto, Anda mesti terus berlari. Ada etika bekerja yang mesti dihargai. Anda diberi upah yang cukup untuk menjalankannya,” udap Gianfelice kepada salah satu Radio, seperti dikabarkan lewat media asal Italia.

“Saya tak sering datang ke stadion, dan saya anggap tersebut tidak ada gunanya sekarang ini. Pada Minggu akhir, saya lebih senang menjalankan hal-hal ini, seperti pergi ke gunung, dibanding mesti menyaksikan sekumpulan mayat hidup ini.”

Gianfelice berpendapat, para pesepak bola Inter Milan sekarang ini tidak memiliki cukup rasa untuk saling memiliki. Dirinya yakin, Nerazzurri peluk seseorang dalam mengajari para pesepak bolanya terkait tanggung jawab mengenakan kostum kebesaran Inter Milan. Menurutnya, ada 1 orang yang pas untuk itu, yakni Gabriele Oriali, eks pesepak bola Inter Milan tahun 1970/1983 yang juga pernah menjadi Bos teknik di klub.

“Dirinya atas segala-galanya, mesti ada rasa cinta terhadap klub, tidak cuma bagi para tifosi. Itu tugas Anda, tanggung jawab Anda. Anda mesti melakukannya.” Ucap Gianfelice.

“Kurangnya rasa memiliki pada skuat ini. Mereka butuh seseorang yang dapat menjadikan para pesepak bola merasa dan mengerti sulitnya tanggung jawab mengenakan kostum Inter Milan, sosok seperti Gabriele Oriali.” Ungkapnya menambahkan.

“Walau demikian, saya fikir itu saja tidak cukup dalam menjelaskan mengapa mereka dapat abruk beberapa Minggu belakangan ini,” tutupnya.