Berita Sepak Bola Liga Jerman

Hoffenheim Lebih Santai Daripada Dortmund Dalam Rivalitas 3 Besar

Julian Nagelsmann

Hoffenheim telah berhasil memastikan diri maju ke Liga Champions musim depan. Dengan begitu, sekarang tim arahan Julian Nagelsmann itu pun bisa rileks dalam rivalitas finis 3 besar dengan Borussia Dortmund.

Nagelsmann sukses membawa tim arahannya, Hoffenheim, finis di 4 besar sekaligus mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Hoffenheim sekarang ini menduduki peringkat 3 klasemen dengan mencatatkan 58 poin, mendominasi 12 poin dari Hertha Berlin di peringkat 5 dengan 3 laga sisa saja.

Alhasil, sekarang ini Hoffenheim hanya perlu menghadapi ujian kecil dengan mengoptimalkan laga sisa agar finis di peringkat setinggi mungkin, sehingga bisa lolos otomatis ke putaran grup. Sejatinya mereka masih berpeluang mengejar RB Leipzig di peringkat 2 klasemen yang sementara ini hanya berjarak 5 poin.

Die Kraichgauer paling tidak bisa mencoba merebut finis ketiga, yang merupakan batas akhir lolos otomatis ke putaran grup. Disebabkan itulah, mereka pun mesti menghadapi pressing dari Dortmund yang membayangi di peringkat 4 dengan berjarak 1 poin.

Rintangan itu bakal diawali minggu depan. Honffenheim bakal berjumpa dengan Dortmund di Signal Iduna Park, Sabtu (6/5/2017) nanti.

Nagelsmann percaya kalau pertandingan ini bakal memberikan Dortmund tekanan, lantaran tim arahan Thomas Tuchel itu memiliki ekspetasi untuk finis di peringkat setinggi mungkin. Berbeda halnya dengan Hoffenheim yang dapat bermain tanpa tekanan.

“Dengan seluruh kerendahan hati, pressing sejatinya lebih ke pihak Dortmund yang memiliki misi untuk finis peringkat 3. Kami tak diwajibkan, namun untuk Dortmund hal itu wajib,” ucap Nagelsmann kepada salah satu media.

“Kami telah memperlihatkan musim yang cemerlang dengan standar kami. Kami tak mesti (finis peringkat 3), namun kami mau,” lanjutnya.

Nagelsmann sendiri adalah manajer paling muda di sepanjang masa Bundesliga ketika dipercaya untuk melatih Hoffenheim. Dirinya ditunjuk sebagai manajer Hoffenheim di 10 Februari 2016 kemarin di umurnya yang baru menginjak 28 tahun.

Penunjukan manajer baru untuk Hoffenheim ini dilakukan karena Huub Stevens (manajer sebelumnya) mengundurkan diri lantaran bermasalah dalam kesehatan. Di akhir musim 2015/2016 itu, Nagelsmann suksese menyelamatkan tim dari zona turun kasta.