Liga Italia

Gelandang Serang Real Madrid Jadi Incaran AC Milan

AC Milan, Isco, Real Madrid, Bursa Transfer, Liga Italia
Isco

Klub kepemilikan konglomerat asal Tiongkok, Yongho Li memang kerap menjadi dana terbesar AC Milan untuk terus membelanjakan pemain hebat dan berkualitas. Selain itu, hingga kini I Rossoneri belum berhenti membuat heboh di bursa transfer musim panas ini dengan terus mengincar pemain serta memboyong para pemain professional di beberapa klub.

Bahkan, dikabarkan klub asuhan Vicenzo Montella kini tengah mengincar gelandang serang Real Madrid yakni Isco. Para pemain yang akan segera didatangkan AC Milan antara lain Fabio Borini dari Sunderland. Rossoneri juga telah berhasil mengaet empat pemain barunya, yaitu Striker Andre Silva, geladang Franck Kessie, Mateo Musacchio dan Ricardo Rodriguez.

Banyak beberapa klub yang iri dengan kelihaian AC Milan dalam berbelanja para pemain berkualitas lantaran dana yang dimiliki I Rossoneri seperti tidak terbatas. Tak puas mendatangkan para pemain yang telah direkrut Milan, Montella ingin menghadirkan gelandang serang untuk memperkuat skuatnya musim depan.

Menurut laporan dari Don Balon, gelandang serang Los Blancos Isco menjadi incaran utama tim asuhan Vicenzo Montella. Musim panas ini diharapkan oleh sang pelatih AC Milan bahwa Isco bisa pindah ke San Siro dengan sokongan dana berlimpah dari Yongho Li.

Namun, untuk mendapatkan Isco agar bisa di datangkan ke San Siro bukanlah hal yang mudah. Pada musim 2016/2017, Isco tampil spektakuler di berbagai pertandingan. Padahal sebelumnya Isco lebih sering diparkir oleh sang pelatih pada awal musim.

Isco telah berhasil membawa timnya meraih gelar Liga Champions dan La Liga, Ia menjadi salah satu kunci sukses atas keberhasilan Real Madrid. Eks pemain Malaga itu masih dalam perencanaan sang pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane pada musim depan. Sulitnya AC Milan untuk dapatkan Isco lantaran manajer Real Madrid, Zidane tak ingin melepas pemain berbakat itu.

Kemampuan Isco baru terlihat setelah Zidane mau memberi kesempatan kepada dirinya di pertengahan musim. Walau awal musim Ia lebih sering dicadangkan, kualitas permainanya tidak surut begitu saja. Saat Ia bermain, Ia berhasil membawa decak kagum sang pelatih agar bisa bermain menjadi tim utama.