Berita Sepak Bola Serba Serbi

Dituduh Bugili Wanita Rusia, Maradona Dilaporkan ke FBI

Lagi dan lagi, legenda Argentina Diego Maradona kembali harus berjuang keluar dari tuduhan tindak keadilan setelah dilaporkan melakukan sikap tidak terhormat kepada seorang wanita jurnalis asal Rusia. Jurnalis bernama Ekaterina Nadolskaya itu melaporkan Maradona kepada FBI Russia (Russian Investigative Committe) karena merasa hampir dibuguli oleh si tangan tuhan tersebut.

Satu hari, Nadolskaya ingin mendapatkan keterangan langsung dari Maradona yang kebetulan sedang berada di Rusia, tepatnya di kota St Petersburg untuk menghadiri Piala Konfederasi 2017. Maradona pun bersedia menerima tawaran Nadolskaya asalkan wawancara itu dilakukan di kamar hotel Maradona.

“Saya mengajukan tawaran untuk mendapatkan waktu bisa mewawancarai Maradona dan dia memberikan saya kesempatan itu. Kamar hotel Maradona menjadi titik pertemuan, dia menutup pintu, mulai menjawab pertanyaan saya tapi kemudian mulai melecehkan saya. Dia mencoba melepas semua pakaian saya dan baru berhenti ketika saya tinggal memakai pakaian dalam saja,” ungkap Nadolskaya kepada media Russia.

Nadolskaya menambahkan bahwa dia nyaris menelepon polisi. Namun Maradona bertindak lebih cepat dengan memanggil pihak keamanan hotel dan mencoba mencairkan suasana dengan beranggapan tidak terjadi apa-apa.

“Saya merasa tidak aman dan melontarkan ancaman kepadanya akan melaporkan ke polisi. Lalu dia malah memanggil keamanan hotel. Tiga orang menyeret saya keluar pintu hotel dan semua barang saya masih di kamar. Ponsel saya disita dan baru dikembalikan tiga jam kemudian. Selain itu, ada asisten Maradona yang melemparkan uang 500 dolar kepada saya,” tambah Nadolskaya yang ketika itu berada di Lobi hotel dengan hanya memakai pakai dalam saja.

Semakin menarik kasus ini ketika pihak Maradona menyatakan hal yang berbeda. Mereka menuduh Nadolskaya memang sudah punya niat buruk untuk menjebak Maradona dengan dalih melakukan wawancara.

“Wanita itu secara tiba-tiba datang ke kamar Maradona dan tak lama dia melakukan hal gila dengan melepaskan sebagian pakaiannya. Maradona tidak menyukai hal itu dan memintanya pergi,” cetus orang terdekat Maradona kepada wartawan.

Sementara ini, pihak berwajib masih tutup mulut karena masih dalam proses pengembangan lebih lanjut. Vitaly Mutko, Wakil Perdana Menteri dan mantan Menteri Olahraga Rusia meminta semua pihak untuk tenang.

“Tak harus buru-buru, kami masih belum membahas kasus ini, tetapi Maradona bersedia untuk bicara. Ini baik agar bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan mengetahui siapa yang salah dan tidak bersalah.” cetus Mutko dalam sesi wawancara.