Bursa Pemain

Demi Virgil van Dijk, Southampton Tolak Tawaran Tinggi

Southampton sepertinya serius untuk menjaga sang kapten mereka, Virgil van Dijk. Pemimpin klub ini yakni Ralph Krueger memberitahukan akan tegas menolak penawaran sebesar 60 juta pounds atau sekitar Rp 1 Triliun demi menahan pemain dari Belanda tersebut.

Walau tidak diberitahukan klub mana yang sudah memberikan penawaran tinggi tersebut, namun sejatinya, terdapat dua klub sepakbola Inggris yang begitu ingin mendapatkan Virgil van Dijk, mereka adalah Manchester City dan Liverpool.

Southampton tidak ingin melepas dengan mudah pemain andalan mereka seperti yang sudah dilaksanakan beberapa musim yang lalu. Klub ini sudah kehilangan andalan mereka, seperti Luke Shaw, Dejak Lovren, Adam Lallana, hingga Morgan Schneiderlin serta Mauricio Pochettino. Dengan ini, klub sepakbola Inggris ini tidak ingin melakukan kesalahan yang sama.

” Kami akan kesulitan menolak tawaran yang tinggi, yakni 60 juta pounds. Namun, demi dia kami dapat melakukannya. Musim ini, kami tidak akan melepas pemain kami. Saat ini, kami bersama 18 pemain ternama yang memiliki kualitas yang hebat dengan kontak selama tiga hingga empat tahun yang akan datang, ” ujarnya.

Ralph Krueger secara tegas mengungkapkan jika Southampton saat ini harus dapat memaksimalkan timnya. Dia juga optimis jika Soton tidak akan melepas satu pemain sekalipun, termasuk Van Dijk, terlebih kini dia merupakan chairman.

” Kita sedang dalam proses menuju masa yang lebih baik setelah menjadikan klub ini menjadi lebih baik dalam waktu 3,5 tahun ini. Saat ini, kami memiliki 25 pemain yang dapat diturunkan dalam tiap laga di Liga Inggris, ” ucapnya.

Selain itu, petinggi ini juga secara tegas mengungkapkan bahwa Southampton akan belajar dari kesalahan seperti musim-musim yang lalu, yakni dengan tidak melepas pemain andalan mereka ke klub lain.

” Kami harus menjadikan tim kami lebih matang. Itu demi melindungi inti klub ini karena itu adalah kelemahan dari Soton. Sekarang, kami akan fokus laga di Eropa musim yang akan datang, ” tutup Ralph Krueger kemudian.