Berita Sepak Bola Bola Dunia Liga Prancis

Dani Alves Yakin Neymar Akan Raih Ballon d’Or

Dani Alves, Neymar, PSG
Dani Alves Neymar PSG

Belum lama ini permain bertahan veteran Paris Saint Germain yaitu PSG Dani Alves, mengatakan kepada RMC bahwa dia yakin rekan setimnya di Brazil dan diklubnya, dapat mengklaim kehormatan tertinggi insan sepak bola dunia, Ballon d’Or.

Memang dalam sepuluh tahun terakhir, kompetisi bergengsi untuk pemain sepak bola terbaik didunia tersebut, telah dibagi sama besar dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, namun Neymar telah dua kali finish di tiga besar dalam pemungutan suara dan juga masuk dalam lima besar dalam dua kesempatan. Ia pun bahkan rela untuk pindah klub demi pengharggan tersebut, padahal Ia meninggalkan klub yang membesarkan namanya selama empat tahun dan membuatnya nyaman dengan orang-orang disekitarnya.

Meskipun demikian Alves yakin akan pencapaian rekannya untuk memboyong Ballon d’Or. Ia mengatakan, “Saya tidak ragu bahwa dia memiliki peluang besar untuk memenangkannya. Saya sering mengatakan ‘Ney’ akan menjadi apa yang dia inginkan. Jika dia ingin menjadi yang terbaik di dunia, dia akan menjadi seperti itu. Jika dia ingin berada dalam perebutan gelar tersebut, dia akan melakukannya jika dia tidak mau untuk menjadi, dia tidak akan. “.

“Semuanya akan tergantung pada apa yang akan dia tawarkan kepada kami, hasil yang akan dia hasilkan, dan persiapan yang akan dia lakukan untuk menjadi apa yang dia inginkan. Dan saya pikir dia sangat dekat dengan Ballon d’Or. Orang-orang di sekitarnya akan membantunya, membantunya mencapai tujuannya tahun depan. ” jelasnya.

Sebagai seorang teman dekat Neymar, Alves dengan cepat menjadikan dirinya sebagai tokoh terkemuka di ruang ganti PSG meski baru tiba dari Juventus musim panas ini.

Dia juga memiliki bobot yang cukup besar dalam hal pengalaman dengan skuad PSG dimana Ia telah memenangkan gelar La Liga enam kali dan Liga Champions tiga kali, namun dia menolak saran di media Prancis bahwa dia adalah tokoh dominan – “pemilik” – dari ruang ganti.

“Andai saja saya bisa menjadi ‘pemilik’,” katanya pada RMC. “Nasser [Al Khelaifi] adalah pemilik PSG, bukan saya, saya pikir saya memiliki kepemimpinan alami yang memungkinkan saya untuk mengarahkan tim Saya memiliki kemampuan itu Saya selalu berbicara tentang tim, tapi saya tidak menganggap diri saya sebagai boss. Karena bos memberi perintah, tapi saya tidak memesan apapun sama sekali. “.

Ia menambahkan, “Saya menganggap diri saya seorang pemimpin alami yang mencoba untuk melakukan sesuatu melalui tindakan dan bos tidak akan pernah berada di depan, sebaliknya, dia akan selalu berada di belakang, saya, tidak, saya siap di depan siap untuk membimbing orang, tim, sehingga mencapai tujuannya.”.