Berita Sepak Bola Liga Italia

Crotone Perlu Kesabaran Kontra Juve

Davide Nicola selaku manager pada skuat Crotone, sempat mengatakan bahwa laga kontra Juventus pada akhir Minggu nanti bakal tidak mudah. Oleh sebab itu, kesabaran diperlukan skuatnya pada pertandingan yang dilangsungkan di Juventus Stadium tersebut.

Crotone sekarang ini berada di pos urutan ke-18 klasemen sementara -Serie A atas catatan 31 angka. Diego Falcinelli dan rekan-rekannya berduel dengan 2 skuat lain, Empoli dan Genoa untuk menghindari kemunduruan pada 2 laga yang tersisa di musim ini.

Walaupun bakaln berat pada 2 laga yang tersisa, yang mana mereka bakal bertanding dengan 2 skuat tangguh. Disamping melawan skuat Juventus Minggu ini, Crotone juga bakal bertanding kontra Lazio pada Minggu penentu.

“Kami menjalani pekerjaan pada diri kami pribadi, tanpa melihat skuat di depan kami,” ucap Nicola kepada jurnalis.

“Kami mempunyai laga kontra Juve pada akhir Minggu nanti dan yang pasti itu bakalan sulit. Kami sadar ini tidak akan mudah, namun kami bakal selalu optimis hingga akhir,” sambungnya.

“Juventus sangat hebat, mereka takkan empunyai penyeangat tertentu untuk tampil dengan baik kontra kami. Dari pihak kami, kami bakal perlu adanya kesabaran,” timpanyanya.

 

Marotta Sebut Pjanic Baru Hadir di Juve

Giuseppe Marotta selaku Direktur umum pada klub Juventus, menyatakan bahwasannya Miralem Pjanic sekarang ini merupakan sosok Pjanic yang berbeda ketika masih tampil di AS Roma.

Kala itu Miralem Pjanic membikin kesal fans AS Roma pada musim panas lalu usai memutuskan untuk merapat dengan Juve, yang merupakan pesaing utama utama AS Roma.

Usai sempat menjalankan masa penyesuaian diri yang berat di Turin, pesepak bola yang berasal dari Bosnia-Herzegovina itu sanggup bangkit dan dikatakan Marotta sebagai Pjanic anyar, tak sama pada waktu berasa di AS Roma.

“Pjanic mendapati tempat dan pemikiran yang berbeda ketika sampai di Juventus. Dirinya membayarkan biaya untuk masa penyesuaian dan pemahaman awal, baik di dalam atau pun di luar kotak hijau,” ungkap Marotta.

“Selanjutnya dirinya muncul selaku pesepak bola yang betul-betul memperlihatkan kemapuannya,” timpanya.