Liga Inggris

Cara Melatih Conte Dan Klopp Dapat Kritikan

Raymond Verheijen adalah salah satu pelatih yang terus mengikuti perkembangan sepakbola Inggris, dalam kesempatan nya pelatih asal Belanda tersebut mengkritik metode latihan dari dua pelatih yang saat ini singgah di Liga Primer Inggris.

Cara Melatih Conte Dan Klopp Dapat Kritikan

Dua sosok pelatih itu adalah Antonio Conte dan Jurgen Klopp yang dia anggap cara latihnya sudah ketinggalan zaman.

Dalam catatan karir kepelatihan nya, Raymond pernah bekerja bersama timnas Wales, Korea Selatan, dan Rusia serta sempat menjadi anak buah Guus Hiddink di dua edisi Piala Dunia.

“Saya terus mengikuti perkembangan sepakbola di Inggris dan media melaporkan bagaimana manajer genius seperti Conte dan Klopp melakukan tiga atau dua sesi latihan di pra musim,” ungkapan Verheijen di dalam akun media sosialnya.

“Saya berpikir jika para pelatih menghancurkan para pemain dengan berlatih terlalu banyak dan terlalu cepat di pra-musim dalam tiga fase: 1. fase kelelahan, 2. fase cedera dan 3. fase krisis cedera.”

“Hampir semua tim yang melakukan hal itu akan berdampak pada fase pertama yakni kelelahan dan akan masuk ke fase berikutnya, dimana kebanyakan pemain akan cedera di awal musim,”

“Dalam hitungan beberapa minggu kedepan, tim utama akan memasuki fase krisis cedera dan kita akan lihat bagaimana semua pelatih ini nantinya akan menyalahkan faktor eksternal,”

“Selanjutnya anda akan bertanya pada diri sendiri: ‘Mengapa kita tidak lagi terbang dengan pesawat yang sama seperti 30 tahun lalu, namun pelatih masih melatih seperti 30 tahun itu’. Mari kita sama-sama tunggu apa yang akan terjadi nanti.” tutup nya.

Conte sendiri baru saja mencatatkan debut buruk nya bersama Chelsea dengan kalah 2-0 dari Rapid di pertandingan uji coba pada akhir pekan kemarin, sementara itu anak asuh Jurgen Klopp berhasil menunjukkan progres yang baik dengan menang atas tim lokal dan pemain baru mereka sendiri terlihat sangat cepat beradaptasi dengan skema yang diterapkan oleh mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.