Berita Sepak Bola Bola Dunia Liga Inggris

Bilic Tidak Terkejut Dikeluarkan West Ham

Slaven Bilic akui merasa sedih dan kecewa setelah dirinya harus relakan kehilangan pekerjaannya sebagai sang manajer West Ham United. Pria yang berasal dari Kroasia tersebut pun telah menerka akan dikeluarkan dari posisinya.

Bilic yang berumur 49 tahun, dikeluarkan dari West Ham pada hari Senin (6/11/2017). Pemecatan Bilic dilakukan kurang dari 24 jam usai West Ham ditundukkan Liverpool dengan skor 1-4 pada markas sendiri.

West Ham terjun ke zona degradasi sebab baru catatkan 9 poin. The Hammers telah tunduk selama 6 kali lewat 11 laga Premier League musim ini.

Kalau pikirkan aktivitas transfer mereka pada musim panas kemarin, penampilan West Ham memang sangat mengecewakan. Mereka masih terseok-seok walau telah merekrut para pemain seperti Joe Hart, Javier Hernandez, dan Marko Arnautovic.

“Saya merasa sedih dan kecewa, namun tak pada klub. Sesungguhnya saya telah menerka itu,” ucap Bilic.

“Saya tidak merasa sakit hati. Seiring berlangsungnya waktu, saya percaya bakal merasa bangga dengan pekerjaan saya di tempat ini,” kata dia.

Bilic dipilih menjadi manajer West Ham pada musim panas 2015. Pada musim pertamanya, ia terhitung berhasil dengan membawa West Ham finis di urutan 7 dan pecahkan beberapa catatan klub.

Namun, pada musim kedua Bilic, West Ham menurun. Mereka kerepotan sedari pindah kandang ke London Stadium. Klub itu pada akhirnya hanya finis di urutan 11.

“Kami tidak mengawali musim meyakinkan ini dengan oke. Kami miliki musim pertama yang amat oke, kemudian kami tahu musim kedua bakal tidak mudah sebab ada transisi ke stadion baru dan tiap kesulitan yang kami punya,” ucap Bilic.

“Pada akhirnya kami menatap hal tersebut dengan amat oke, finis di papan tengah, namun selanjutnya musim ini kami ingin terus berjalan lebih jauh lagi sedari awal dan kami tidak dapat lakukan itu. Dan seperti kebanyakan klub di ajang Premier League dan semua penjuru Eropa, manajer merupakan orang yang perlu tanggung akibatnya. Hal tersebut merupakan sebuah keputusan yang amat logis,” imbuh dia.