Serba Serbi

Bale Ungkap Pujiannya Terhadap Pelatihnya Yang Sangat Pahami Dunia Sepakbola

Sebuah pujian terlontar dari salah satu striker andalan dari Real Madrid yaitu Gareth Bale kepada pelatihnya, Zinedine Zidane. Pasalanya pengasuh Los Blancos tersebut menurutnya mempunyai aura positif yang luar biasa saat beradad di ruang  ganti timnya.

Pelatih asal Prancis, memang belum lama mengomandoi Madird bahkan tercatat belum genap dua tahun. Saat itu Ia mengantikan Rafael Benitez yang diberhentikan timnya di awal Januari 2016 lalu, padahal pada dasarnya Ia pun belum banyak memiliki pengalaman melatih.

Kepelatihannya pun sempat diragukan karena Ia tercatat hanya pernah melatih selama dua musim Real Madrid Calista. Namun berbekal dengan pengalamannya berlaga selama 1981 di karir junior dan dari 2001 Ia melanjutkan ke karir Senior menjadi pemain Madrid. Setelah itu tahun 2014 barulah Ia melatih Real Madrid Castilla.

Pada musim perdananya, Zidane berhasil membawa tim yang dipimpinnya menjuarai Liga Champions. Kemudian pada musim ini Ia pun mampu menghantarkan timnya menuju peringkat pertama klasemen La Liga dan membawa Madrid ke babak perempat final Liga Champions. Jarang pelatih yang mampu tampil apik di musim perdanannya.

Hal tersebut juga disetujui oleh Bale. Ia pun sempat mengutarakan pendapatnya di media Telegraph tentang pelatihnya. “Zidane merupakan pria yang pantas mendapatkan rasa hormat dari semua orang. Ia mengetahui semuanya tentang sepakbola Spanyol dan Eropa. Ia juga mengenal klubnya baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan.”.

Bale direkrut Madrid pada musim panas 2013 lalu setelah sempat membela Tottenham Hotspurs selama lima tahun dengan biaya penebusan hampir 100 juta Euro ditambah kontrak selama enam tahun. Namun sejak itu, pemain bernomor 11 di Madrid mengakui banyak perkembangan dalam hal kemampuan bermain sepakbola, terutama bersama Zidane.

Ia pun kemudian menjelaskan perbedaan bermain antara bertarung di kompetisi Liga Inggris dengan Liga Spanyol. Menurutnya, di Spanyol lebih diperlukan sebuah pengetahuan taktik jika dibandingkan dengan di Inggris.

Ia menjelaskan, “Saya bisa katakan bahwa La Liga lebih taktikal dibandingkan Premier League. Ada banyak sentuhan, permainan jarak dekat dan saya rasa telah mengalami banyak peningkatan dalam hal bermain di area yang sempit. Saya merasa berkembang,”.