Liga Champions

Arsenal Tak Perlu Dapat Simpati

arsenal

Arsenal tengah dalam sorotan sorotan tajam dari media-media Inggris usai dua kali dipermak oleh Bayern Munich. Kendati demikian bek Mats Humells merasa tidak perlu bersimpati pada The Gunners.

Hummels ikut dalam bagian tim Bayern yang menggulung Arsenal dengan skor 5-1 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Emirates Stadium, Rabu (8/3/2017) dinihari WIB. Skor itu merupakan ulangan kemenangan Die Roten pada pertemuan pertama.

Kalah agregat 2-10 memasukkan The Gunners ke dalam buku sejarah kendati bukan sesuatu hal yang patut dibanggakan. Mereka merupakan klub Inggris yang kalah agregat paling besar di Liga Champions.

Kekalahan yang didapat Bayern membuat desakan pemecatan Arsene Wenger kian menguat. Suara-suara yang menuntut Wenger secara dicopot dari jabatan sebagai nahkoda ‘Meriam London’ pun terdengar bertambah nyaring dari para suporter.

Walau begitu hal tersebut bukanlah alasan untuk Hummels memberikan simpatinya.

“Saya tidak tahu apakah anda seorang yang merasa kasihan kepada orang-orang dalam olahraga. Anda hanya harus memberikan segenap kemampuan anda,” ujar Hummels di situs resmi Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB).

“Sudah pasti hasilnya terlihat sangat menggenaskan bagi mereka. Siapa tahu, mungkin kedua tim bakal berjumpa lagi pada musim depan dan kami bakal menjadi tim yang kesulitan,” tambahnya.

“Anda tak bisa memiliki simpati untuk mereka. Tim yang menang layak merayakannya,” kata Hummels.

Dinilai Hummels, bisa saja terhindar dari kekalahan telak di Emirates dengan tampil bertahan usai Laurent Koscielny diacungi kartu merah langsung dan Robert Lewandowski menyamakan kedudukan.

“Tentunya mereka bisa saja puas atas skor 1-1 atau 1-2 untuk menghindari kekalahan lebih telak. Hingga akhirnya skornya 1-5 dan itu terlihat luar biasa bagi kami. Mungkin para pemain Arsenal yakin mereka mampu bikin gol tambahan,” katanya.