Berita Sepak Bola Liga Italia

Allegri Sebut Musim Selanjutnya Makin Berat

Sang pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, akui mungkin saja keluar usai timnya tunduk pada babak final Liga Champions di sejumlah waktu lalu. Allegri pun menatap musim depan yang dikatakan olehnya bakal semakin berat lagi.

Untuk kedua kalinya sepanjang dirinya menjadi pelatih Juventus, Allegri rasakan hasil negatif pada final ajang Liga Champions. Juve belum lama ini tunduk dengan skor akhir 1-4 saat berhadapan dengan Real Madrid dan perlu menanti lebih lama untuk akhiri puasa titel di ajang antarklub Eropa paling bergengsi tersebut.

4 hari usai hasil negatif saat berhadapan dengan Madrid, Allegri sepakat dengan kontrak baru bersama Juve. Ia juga bakal terus menjadi pelatih Bianconeri sampai dengan tahun 2020.

“Semua orang banyak bertanya akankah saya bakal keluar kalau kami bisa menjadi juara dan saya bahkan hampir lakukan hal tersebut usai kami tunduk,” ujar Allegri dalam sebuah wawancara.

“Saya perlu pikirkan itu dan yang terpenting untuk saksikan apa yang ada dalam diri saya, untuk mengawali lagi dengan cara paling oke sebab musim berikutnya bakal jadi musim yang makin berat lagi tentunya,” sambung dia.

Dalam 3 musim memimpin Juve, Allegri terus berikan scudetto dan gelar Coppa Italia pada tiap musimnya. Untuk musim selanjutnya, Juve bakal berupaya pertahankan dominasi mereka di Italia sambil berupaya lagi untuk menangkan ajang Liga Champions. Allegri tahu rintangan apa yang dihadapi timnya bakal lebih berat lagi.

“Incaran utamanya ialah berada di dalam DNA Juventus, yaitu scudetto. Kemudian, ada Coppa Italia dan Liga Champions,” kata Allegri.

“Saya bakal bilang kalau lewat 3 tahun terakhir Juventus telah tegaskan tempatnya di antara 8 tim top, dan Liga Champions ialah incaran yang perlu diperjuangkan oleh Juventus. Kemudian di Liga Champions Anda telah saksikan kalau dalam semusim Anda dapat masuk ke babak perempatfinal, sama seperti Anda dapat sampai pada babak semifinal atau babak final,” kata sang pelatih yang berumur 49 tahun tersebut.

“Namun, incaran untuk lolos ke tempat itu bakal semakin sulit di musim depan sebab ada 5 tim Inggris, yaitu Chelsea, Tottenham, Manchester City, United, dan Liverpool. Mereka bakal jadi pesaing yang agresif, maka kami perlu bersiap,” imbuh dia.